Pemasangan Sempat Terhenti karena Pandemi, Tahun Depan Dishub Jabar Kembali Tambah Roller Barrier

Pemasangan Sempat Terhenti karena Pandemi, Tahun Depan Dishub Jabar Kembali Tambah Roller Barrier
Foto: Rianto Nurdiansyah

INILAH, Bandung - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat berencana akan menambah pemasangan roller barrier pada tiga titik yang menjadi jalur rawan kecelakaan di Jawa Barat. Pemasangan teknologi silinder putar untuk mengurangi tingkat fatalitas dalam kecelakaan tersebut akan dilakukan pada 2021 nanti. 

Diketahui, saat ini terdapat 12 titik yang telah dipasang roller barrier dengan panjang secara keseluruhan sekitar 960 meter.

Kepala Dishub Jabar Hery Antasari mengatakan, sebanyak 12 titik yang telah dipasang roller barrier tersebut dilakukan pada tahun 2018 dan 2019. Khusus tahun 2020 ini, tidak ada pengadaan dan pemasangan roller barrier mengingat anggaran digunakan untuk penanganan Covid-19.

"Sampai saat pengadaan roller barrier baru dua tahun anggaran, 2018 dan 2019 jadi belum banyak dari kebutuhan yang ada yang seharusnya kita sediakan. Baru 12 titik selama dua tahun anggaran, kurang lebih yang sudah ada itu sekitar 960 meter," ujar Hery,  Minggu (29/11/2020).

Hery mengatakan, pihaknya baru akan memasang kembali roller barrier pada 2021 mendatang pada beberapa titik yang dinilai rawan terjadi kecelakaan hingga berpotensi menimbulkan korban jiwa. Adapun total panjang yang akan dipasang roller barrier tersbut yaitu sekitar 480 meter. 

Die menambahkan, tiga titik pemasangan roller barier tersebut rencananya akan berada di jalur Ciater, Cikidang dan cikole.

"Idealnya target kita untuk beberapa tahun kedepan itu 20 persen dari kebutuhan kita sudah roller barrier, kurang lebih 3200 meter, sekarang kan 1300-an itu termasuk untuk 2021 manti. Jadi masih ada PR-nya sekitar 2000 meter," katanya. 

Menurut dia, roller barrier sangat dibutuhkan terutama di jalur provinsi yang kerap terjadi kecelakaan. Pasalnya dengan roller barrier yang telah dipasang, seperti di tikungan Jalan Raya Cikidang-Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi dan Jalan Raya Cijambe-Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

"Dari beberapa kejadian, ada kecelakaan terselamatkan oleh roller barrier, zero fatalitas atau meninggal dunia, ini bisa mengurangi," pungkas Hery. (Rianto Nurdiansyah)