RSI Kota Bandung Diharapkan Jadi Wadah Komunitas Sepeda

RSI Kota Bandung Diharapkan Jadi Wadah Komunitas Sepeda
Foto: Ridwan Abdul Malik

 

INILAH, Bandung - Setelah sukses meresmikan Rumah Sepeda Indonesia di dua Kota yaitu Jakarta dan Semarang. Kali ini Rumah Sepada Indonesia (RSI) secara resmi memiliki kantor wilayah Bike to Work B2W di Kota Bandung.

Ketua Bike to Work Indonesia, Poetoet Soedarjanto mengungkapkan, dengan hadirnya RSI di Kota Bandung diharapkan dapat menjadi wadah bersama bagi berbagai komunitas sepeda. Selain itu, RSI juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pecinta sepeda di Kota Bandung.

"Misi kami adalah meningkatkan jumlah pesepeda, salah satu caranya kami membangun sekretariat bersama yaitu RSI ini supaya menjadi wadah berkumpulnya teman-teman penggiat sepeda apapun klubnya, komunitas nya. Nantinya mereka bisa merancang, menggali ide, mengajak masyarakat untuk membuat sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari," ucap Poetoet di RSI Bandung, Jalan Sumbawa, Minggu (29/11/2020).

Poetoet menyebutkan, RSI memiliki empat pilar utama. Diantaranya, Advokasi, Edukasi, Kampanye dan Kegiatan Sosial. Keempatnya merupakan misi yang digagas RSI demi meningkatkan minat masyarakat akan sepeda untuk dijadikan transportasi sehari-hari nya. Tujuannya, tentu saja untuk menekan angka polusi atau pencemaran udara akibat banyaknya kendaraan di Kota Bandung.

"Nah 4 ini kami dorong teman-teman komunitas sepeda untuk sama-sama melakukannya sehingga pada titik tertentu, sepeda akan menjadi alat mobilitas warga. Jadi soal permasalahan polusi udara, kemacetan, kecelakaan tinggi, sama-sama bisa kita turunkan, sehingga kota ini bisa jauh lebih baik dari aspek lalin jalan raya," ungkap Poetoet.

Meski begitu, Poetoet cukup menyoroti masalah infrastruktur bagi pesepeda di Kota Bandung. Menurutnya, secara infrastruktur Kota Bandung masih jauh dikatakan sebagai kota ramah pesepeda.

"Kalau bicara soal penilaian ya mohon maaf masih jauh panggang dari api. Jalur sepeda yang terproteksi itu belum, panjang jalurnya juga belum," tuturnya.

Namun, Poetoet mengungkapkan, Pemerintah Kota Bandung dinilainya sudah memiliki niat untuk merubah hal tersebut. Salah satunya dengan memperpanjang jalur sepeda yang direncakan Dishub Kota Bandung pada tahun 2021.

"Tapi yang perlu dilihat, Pemkot Bandung sudah melihat ke arah sana. Tadi saya ngobrol dengan Dishub, tahun ini sudah sekian kilometer, tahun depan juga sudah dirancang, ini langkah baik, sekecil apapun langkah itu kami harus apresiasi Pemkot," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Ricky Gustiadi mengapresiasi hadirnya RSI di Kota Bandung. Menurutnya, RSI dinilai dapat menjadi wadah berhimpunnya berbagai komunitas sepeda.

"Bandung sudah punya tempat komunitas sepeda (RSI), jadi disini bisa kumpul komunitas sepeda baik yang penggemar goes dan para pengusaha perlengkapan sepeda dan di rumah singgah ini bisa kumpul. Kami mendukung," ungkap Ricky.

Saat disinggung fasilitas bagi pesepeda. Ricky menambahkan, pemerintah kota bandung memiliki wacana perpanjangan ruas jalan khusus sepeda pasa tahun 2021. Namun, Ricky belum menentukan dimana lokasi perpanjangan ruas jalan tersebut.

"Insyallah ini (2021) akan menambah jalur sepeda sehingga berikan kemudahan penggemar sepeda di Kota Bandung. Nanti akan ada masukan komunitas jalur mana saja dan kami akan survey dan di perencanaan," pungkasnya.

Untuk diketahui, selain di Kota Jakarta, Semarang dan Bandung. Rencanaya, RSI juga akan meresmikan kantor perwakilannya di Bali pada tanggal 18 Desember 2020 mendatang. (Ridwan Abdul Malik)