Potret Serayu Pot&Terracotta Ubud Instagramable

Potret Serayu Pot&Terracotta Ubud Instagramable
Istimewa

INILAH, UBUD - Pandemi covid-19 masih melanda Indonesia. Hingga kini, belum diketahui pasti akan berakhir. Lantas, bagaimana cara mengatasi diri agar tidak stress dengan ketidakpastian ini?

Saat pandemi covid-19 melanda Indonesia sejak Maret 2020, banyak hobi - hobi bermunculan. Ini adalah sebuah cara untuk membuat hidup lebih berwarna, menghilangkan stress saat bekerja di rumah, dan memberikan kesenangan.

Salah satu hobi yang banyak dijalani masyarakat saat ini adalah bercocok tanam. Bercocok tanam membuat suatu keadaan hati dan pikiran menjadi tenang serta menyenangkan.

Tanaman memerlukan media pot. Kini, media pot untuk tanaman bisa dibuat tampak lebih cantik.

Tidak hanya berwarna cokelat, pot dan terracotta bisa dihias sesuai dengan kreasi dan imajinasi Anda.

Bertempat di jalan Gunung Sari, Paliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Serayu Pot & Terracotta bisa menjadi salah satu tempat untuk mengisi waktu liburan Anda.

Tidak hanya menjual pot yang cantik, Anda juga bisa langsung menggambar dengan media pot dan terracotta, sesuai dengan keinginan.

Sekitar 15 tahun silam, Wayan Cameng, selaku pemilik usaha ini memulai bisnisnya. Memiliki keahlian menggambar sejak duduk di Sekolah Daar (SD) pada media canvas, Wayan Cameng melihat ada sebuah peluang usaha yang bisa dia jalankan bersama keluarganya.

"Berdisi sejak 15 tahun lalu. Setelah bom Bali. Awalnya, memang buka usaha terracotta ini di bawah. Seiring perkembangan pariwisata, ada inisiatif dari anak, membuat tim untuk orang - orang yang memiliki kecintaan melukis di terracotta. Mulai 10 tahun lalu, kami menyediakan melukis dengan media terracotta," ungkap Wayang Cameng, kepada INILAHCOM, Bali, Minggu, (28/11/2020).

Tidak bisa dipungkiri, lanjut Wayan, apresiasi terbesar dia dapatkan dari wisatawan asing. Hal tersebut terjadi sebelum pandemi melanda Indonesia dan membuat sektor pariwisata khususnya Bali mengalami keterpurukan.

1606617981-picsay

Kreasi yang ditampilkan Wayan Cameng beragam. Melukis Pot dan Terracotta mulai dari pemandangan keindahan Ubud, bunga, sawah, segala budaya yang ada di Ubud, semuanya yang ditampilkan adalah berkaitan dengan human interest.

Seiring berkembangnya dunia seni, semakin banyak sekolah seni, dia pun mulai beradaptasi. Memiliki kemampuan autodidak, membuatnya tidak sulit beradaptasi pada perkembangan seni.

"Setelah perkembangan seni lukis dan sekolah seni semakin banyak, pengaruh model art itu sangat banyak, dan saya terus beradaptasi," papar Wayan Cameng.


Makin Melejit Lewat Sosial Media

Serayu Pot & Terracotta semakin dikenal masyarakat lewat sosial media, instagram @serapupot. Jelas, tempat Wayan Cameng berkreasi sangat instagramable.

Tidak jarang orang yang lewat, pasti berhenti di depan tokonya dan sejenak mengambil foto sertabergaya.

1606617960-picsay

Wayang Cameng punya cerita unik. Dia melihat tidak jarang orang yang lewat suka diam - diam foto. Menurut Wayan Cameng, bukan berarti dia tidak mau tokonya diabadikan, namun alangkah baiknya minta izin terlebih dahulu. Mengapa?

"Karena, toko kami di pinggir jalan. Agar orang yang sedang ambil foto hati - hati dan bisa kami jaga kalau ambil foto. Tidak jarang juga, karena sangat semangat berfoto tiba - tiba ada pot yang jatuh tersenggol badan. Kami menghindari hal - hal itu. Tetapi kami sangat senang banyak orang foto - foto di depan toko kami. Alangkah lebih baik minta izin terlebih dulu," papar Wayan Cameng.

Pandemi Justru Berbuah Manis

Pandemi covid-19 memang menerpa pariwisata Bali. Seakan menjadi pulau yang sunyi, padahal sebelum pandemi menghantam dunia, Bali masih menjadi primadona pariwisata Indonesia.

1606617970-picsay

Made Indah Jayanthi, selaku pengelola Pot & Terracotta menjelaskan, pandemi covid-19 justru berbuah manis. Seiring hobi masyarakat untuk bercocok tanam meningkat, ternyata hal itu berdampak pada usaha ayahnya.

"Meski yang berkunjung ke Ubud sepi dan berkurang, tetapi pemesanan untuk media tanaman, pot & terracotta justru meningkat. Kalau pandemi malah justru naik 100 persen karena orang pada hobi tanaman. Ada yang pesan polosan dan ada juga yang desain," kata Made.

Dia menambahkan, permintaan dari luar kota hingga mancanegara juga meningkat. Sebelumnya, dia tidak pernah menyangka minat pasar yang begitu besar untuk pot & terracotta saat ini.

"Kami memberanikan diri untuk menjual antar pulau. Sekarang kencangnya di Tanggerang Selatan, Jakarta Selatan, Bogor, Surabaya, yang terjauh ke Sidney," paparnya.

Buka pada pukul 9.30 WITA hingga 17.00 WITA, Anda bisa mengajak orang tercinta untuk menikmati indahnya Ubud sambil melukis di Serayu Pot & Terracotta.

"Bisa langsung datang atau lebih dahulu booking agar kami punya waktu mempersiapkan alat lukis dan tempatnya," tambah Made.

1606618235-picsay

Saat pandemi, harga yang ditawarkan untuk orang dewasa Rp. 179 ribu dan anak - anak Rp.149 ribu, dengan diskon 15 persen.

Anda juga bisa membeli pot dan terracotta yang sudah dilukis dan tampak cantik.

"Harga yang dibandrol mulai dari Rp. 20 ribu hingga Rp.300 ribu untuk ukuran kecil dan sedang, semua tergantung ukurannya," ungkap Made.(inilah.com)