Pasien Covid-19 Semangati Masyarakat dalam Perang Melawan Corona

Pasien Covid-19 Semangati Masyarakat dalam Perang Melawan Corona
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Kemang - Sudah 10 bulan wabah Covid-19 menyebar di Kabupaten Bogor. Namun, semangat juang untuk memerangi virus berbahaya tersebut terus digelorakan.

Hal itu diutarakan Mey Cresentya, anggota Tim Bogor Branding Squad Kabupaten Bogor yang saat ini dirawat di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri di Kecamatan Kemang karena terpapar wabah Covid-19 pada Kamis (22/10/2020) lalu.

“Awal mula saya teridentifikasi atau terpapar wabah Covid-19 itu ada gejala flu saja. Kepada masyarakat luas khususnya Kabupaten Bogor saya mengimbau lebih baik mencegah dari pada mengobati virus yang ganas ini," ucap Mei kepada wartawan, Senin (30/11/2020).

Penyiar senior di Radio Teman FM ini menambahkan, kesehatan pada dasarnya sangat mahal. Untuk itu, kita harus menggunakan masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan secara rutin dengan cairan hand sanitizer.

"Mari kita disiplin dalam memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan meningkatkan daya tahun tubuh dengan aktivitas olahraga, istirahat yang cukup dan memakan makanan yang bergizi seimbang. Kesehatan sangatlah mahal hingga lebih baik kita menjaga diri dan mencegah dari potensi terpapar wabah Covid-19," tambahnya.

Kepada sesama pasien Covid-19, Mei yang termasuk orang tanpa gejala (OTG) ini menuturkan untuk tetap optimistis, berpikir positif, terus semangat, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Di kesempatan ini saya juga mengatakan sangat berterima kasih kepada tim dokter,
perawat, Pemkab Bogor dan khususnya  Bupati Bogor Ade Yasin yang merawat pasien Covid-19 dan cepat dalam menanggani virus ganas ini. Mereka sudah melakukan pelayanan terbaik kepada kami pasien Covid-19 hingga tinggal kami yang harus memotivasi diri agar bisa sembuh seperti sedia kala," tutur Mei. 

Sedangkan, Andini pasien Covid-19 lainnya yang berasal dari Kecamatan Klapanunggal melanjutkan dirinya sudah berada di BPSDM Kemendagri atau Pusat Isolasi Covid-19 Kemang ini sejak tiga minggu yang lalu. Seperti halnya Mey, dia pun menilai pelayanan tim dokter sangatlah baik.

"Saya berterima kasih kepada tim dokter juga perawat serta teman-teman petugas medis Puskemas Klapanunggal yang telah memberikan dukungan, doa serta semngat dan juga tak lupa kepada Pemkab Bogor yang telah memfasilitasi Pusat Isolasi Covid-19 dengan baik,” lanjut Andini. (Reza Zurifwan)