BNN Kabupaten Bogor Melaksanakan Monev ke Empat Lingkungan

BNN Kabupaten Bogor Melaksanakan Monev ke Empat Lingkungan
BNN Kabupaten Bogor Melaksanakan Monev ke Empat Lingkungan

BNN Kabupaten Bogor terus memberikan pelatihan bagi para pekerja di instansi pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat untuk menjadi penggiat anti narkoba di lingkungannya.

Penyalahgunaan narkoba menghancurkan kehidupan jutaan orang di Indonesia, tidak ada satu daerah pun yang dapat menyebutkan wilayahnya bebas penyalahgunaan narkoba termasuk di Wilayah Kabupaten Bogor.

Di tengah situasi pandemi Covid 19, peredaran narkoba ternyata tak kunjung berkurang, bahkan peredaran gelap narkoba menyasar berbagai pihak dan golongan serta umur serta pengaruh pandemi Covid 19 terhadap ekonomi masyarakat dimana banyak yang kehilangan lapangan kerja menjadi peluang bagi pengedar gelap narkoba untuk membuka jalan bagi pemakai baru narkoba.

Pada Juli 2020, Polresta Bogor merilis Berita penangkapan 24 Tersangka dari 19 kasus penyalahgunaan narkoba. Hal ini menunjukkan penyalahgunaan narkoba masih banyak terjadi di tengah masyarakat.

Oleh karena itu dalam upaya membentengi masyarakat dari penyalahgunaan narkoba, BNN Kabupaten Bogor memberikan pelatihan bagi para pekerja di Instansi pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat untuk menjadi penggiat anti narkoba di Lingkungannya.

Kegiatan pengembangan Kapasitas tersebut bertujuan untuk para peserta memiliki pengetahuan, keterampilan dan menyadari kondisi penyalahgunaan narkoba saat ini hingga dapat mengambil langkah – langkah preventif melindungi lingkungan kerjanya dari penyalahgunaan narkoba seperti mengadakan sosialisasi bahaya narkoba secara mandiri, menyebarkan pesan anti narkoba melalui media baik spanduk, flyer maupun media lainnya sebagai pengingat bersama.

Selain itu, BNN Kabupaten Bogor mendorong setiap instansi untuk memiliki langkah – langkah antisipasi bila ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba dengan berkoordinasi baik dengan polisi, maupun BNN Kabupaten Bogor.

Untuk mendorong efektivitas kegiatan para penggiat anti narkoba di instansi masing – masing, pada bulan November 2020 BNN Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) ke perwakilan instansi dan lembaga diantaranya SMP 2 Ciawi, Yon-Bekang 1 Div Infantri I Kostrad, Desa Cimande dan perusahaan swasta.

Pada kegiatan ini, petugas BNNK Bogor mendokumentasi kegiatan instansi terkait P4GN, menyebarkan kuesioner dan dorongan agar kerjasama yang terjalin terus bertahan untuk menjadikan lingkungan kerja anti narkoba.

Fenomena penyalahgunaan narkoba di wilayah Bogor harus sudah dilihat secara serius dengan dampak yag luar biasa. Narkoba merusak pola pikir, emosi maupun perilaku pecandunya dan butuh biaya dan upaya luar biasa untuk pemulihannya. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama setiap pihak dalam upaya pencegahan. Mulai dari usia dini hingga dewasa, di berbagai jenis pekerjaan dan pengawasan bersama oleh setiap pihak untuk mendorong upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah kota dan kabupaten Bogor. (Adv)