Pemkab Bogor Siapkan Perbup Vaksinasi Massal Covid-19

Pemkab Bogor Siapkan Perbup Vaksinasi Massal Covid-19
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Dalam rangka persiapan pelaksanaan pemberian 1,2 juta Vaksin Covid-19 yang akan dilaksanakan pada pekan ke tiga Desember ini, Pemkab Bogor akan menerbitkan peraturan bupati (Perbup).

Namun, hal itu masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Perbup Bogor itu akan berisi instrumen-instrumen hukum pelaksanaan teknis dan nonteknis pemberian secara massal vaksin Covid-19.

"Keputusan Presiden (Kepres) dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) sudah terbit, Pemkab Bogor tinggal menunggu terbitnya Permendagri untuk selanjutnya menerbitkan Perbup Bogor tentang aturan pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 di Bumi Tegar Beriman," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penangganan Covid-19 Kabupaten Bogor Irwan Purnawan kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomonfo) Kabupaten Bogor itu menambahkan, saat ini Dinas Kesehatan sudah memberikan pelatihan kepada ratusan orang vaksinator.

"Karena jumlah vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat itu jumlahnya 1,2 juta jiwa, jumlah Puskesmas juga tak kurang dari 100 buah plus puluhan rumah sakit, maka tentunya membutuhkan ratusan orang petugas vaksinator," tambahnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwardi menuturkan tim vaksinator sudah diberikan pelatihan mulai dari pra syarat, memperlakukan vaksin Covid-19 secara benar hingga pemberian vaksin Covid-19 yang benar kepada masyarakat beresiko tinggi yang ada di 40 kecamatan.

"Pelatihan kepada tim vaksinator ini telah kami berikan pelatihan secara bergelombang dan setiap gelombang masa pelatihannya itu lama waktunya tiga hari," tutur Mike.

Dia menjelaskan jajarannya bekerjasama dengan kepolisian, TNI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) hingga Ketua RT dan Ketua RW untuk melakukan validasi data penduduk usia produktif yang akan diberikan vaksin Covid-19.

"Kepolisian, TNI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) hingga Ketua RT dan Ketua RW sedang melakukan proses validasi data kependudukan warga yang akan diberikan vaksin Covid-19, usia warga yang akan menjadi relawan ini mulai dari 18 hingga 59 tahun," jelasnya. (Reza Zurifwan)