Longsor Terjang Talegong, 7 Rumah Tertimbun 

Longsor Terjang Talegong, 7 Rumah Tertimbun 
Istimewa

INILAH, Garut- Sedikitnya tujuh rumah penduduk di Kampung Sawah Jeruk RT 05 RW 02 Desa Sukamulya Kecamatan Talegong selatan Kabupaten Garut tertimbun dan jalan provinsi menghubungkan Rancabuaya Garut-Pangalengan Bandung terputus total diterjang longsor, Kamis (3/12/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam bencana terjadi sekitar pukul 05.40 WIB yang dipicu hujan deras mengguyur wilayah selatan Garut itu.

Ketujuh rumah penduduk tertimbun longsor tersebut masing-masing milik Cucu ( 36 th ) dengan jumlah tanggungan tiga orang, Uus (35 th ) dengan jumlah tanggungan dua orang, Joni ( 40 th ) dengan jumlah tanggungan dua orang, Mamar ( 57 th), Kurnia Dibrata ( 42 th ) dengan jumlah tanggungan empat orang, Salimin ( 40 th ) dengan jumlah tanggungan tiga orang, dan Ecep (35 th) dengan jumlah tanggungan tiga orang.

"Para penghuni rumah terkena longsor kita evakuasi ke rumah-rumah saudara-saudaranya yang masih aman dan Gedung SMPN 1 Talegong sebagai tempat pengungsian sementara untuk menghindari longsor dan pergerakan tanah yang lebih besar," kata Camat Talegong Frederico Fernandes.

Selain rumah penduduk, badan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Rancabuaya Kecamatan Caringin Kabupaten Bandung dengan Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung juga tertimbun material longsor sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Petugas bersama masyarakat pun kemudian berupaya mengalihkan parit pembuangan air dan lumpur di sekitar lokasi dengan menggunakan alat seadanya. Sebelum kemudian datang alat berat loader dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Barat membantu melakukan penangananan di lokasi longsor.

"Kita minta para pengguna jalan provinsi di wilayah ini selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati karena kondisi jalan rawan, berlumpur dan air," ingat Frederico.

Di titik lokasi lain, kondisi jalan provinsi di Desa Sukamulya itu juga terbilang membahayakan dengan kondisi retak-retak cukup parah. Sehingga sewaktu-waktu tergerus pergerakan tanah/longsor.(zainulmukhtar)