UTama Gelar Kolaborasi Seminar ICMI Jabar

UTama Gelar Kolaborasi Seminar ICMI Jabar
Ketua ICMI Korwil Jabar Najib. (Okky Adiana)

INILAH, Bandung - The 1st International Seminar Collaboration Between Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) West Java & Widyatama University. Dengan tema Relation Between Indonesia & Bosnia Herzegovina in Developing & Innovative Economy in West Java, di Gedung Serba Guna (GSG) UTama, Kamis (3/12/2020).

Ketua ICMI Korwil Jabar Najib mengatakan ICMI Jabar dan UTama memang sudah terjalin lama dalam bentuk seminar-seminar. Sebab, UTama ini perguruan tinggi, sehingga kerjasamanya tentang ada kajian dalam bentuk seminar dan juga reasearch atau juga seminar dari hasil-hasil reasearch.

"Seperti sekarang ini, disamping tentang seminar tentang pengembangan industri kreatif hubungan kerjasama dengan Bosnia Herzegovina, juga dilakukan konfrensi tentang core paper. Jadi hasil-hasil reasearch ini kita seminarkan. Ada 90 paper di seminarkan," ujar Najib.

Dia mengungkapkan kerjasama UTama dan Bosnia Herzegovina hal ini lebih kepada industri kreatif. Tema ini sebetulnya yang diminta oleh Duta Besar (Dubes) Bosnia Herzegovina bagaimana industri ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jabar bisa di kembangkan ke Bosnia Herzegovina serta bisa melanglangbuana.

"Makanya kita narasumbernya Pak Dubes Indonesia untuk Bosnia Herzegovina, sasaran kita industri kreatif dan UMKM yang ada di Jabar bisa dikembangkan di Bosnia," ucap Najib.

Dia menambahkan dari ke 90 jurnal yang dikembangkan itu adalah dari berbagai topik dan dari berbagai disiplin ilmu. Misalnya tentang sosial, ekonomi, pendidikan, politik, agama, budaya dan lainnya. Paper tersebut sudah mendapat Letter of Acceptance (LoA) untuk diterbitkan di jurnal internasional terindek Scopus, ke-90 paper sudah mendapatkan LoA.

"Seluruh paper ini direncanakan di publis untuk di jurnal Internasional terindeks scopus. Dan tadi, informasi dari Pak Rektor bahwa, seluruh paper dapat surat penerimaannya," katanya.

Sementara itu, Rektor UTama Obsatar Sinaga menambahkan Dubes Bosnia untuk Indonesia akan bekerjasama dengan UTama. Pertama, tingkat pendidikan jumlah universitas tidak banyak. Kedua, tuntutan mereka untuk kolaborasi dengan luar negeri hanya Jerman dan Rusia. 

"Kami (UTama) sih, sudah ada mahasiswa dari Bosnia, saya pernah membimbing mahasiswa dari Bosnia. Kedepannya, tergantung, UTama kan salah satu yang dipilih," ucap Obi sapaan akrabnya.

Sebagai catatan, hadir pula sebagai Pembicara Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, istri Gubernur Jabar. (Okky Adiana)