Dosen Tel-U Hibahkan Portable Hand Wash Multifungsi Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Lengkong

Dosen Tel-U Hibahkan Portable Hand Wash Multifungsi Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Lengkong
istimewa

INILAH, Bandung - Dosen Fakultas Industri Kreatif dengan Fakultas Ilmu Terapan Telkom University (Tel-U) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan menghibahkan Portable Hand Wash multifungsi, di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jumat (4/12/2020).

Ketua PKM Dosen Desain Interior Tel-U Santi Salayanti mengatakan, tujuan dari dipilihnya tempat ini karena banyak kegiatan-kegiatan warga yang datang ke kantor kecamatan ini untuk mengurus berbagai bentuk perizinan.

Seperti perizinan yang sering dibuat terkait dengan penerbitan izin usaha mikro kecil (IUMK), rekomendasi surat pengantar SKCK, surat keterangan domisili, surat izin menutup jalan untuk pembangunan atau acara, pengesahaan surat keterangan miskin, surat rekomendasi dan pengesahaan permohonan cerai, belum nikah, dan nikah.

"Selain itu, mengurus surat-surat terkait perizinan tertentu seperti surat eksplorasi air tanah, penggalian mata air, surat perubahan penggunaan tanah, waris, hingga wakaf. Dengan demikian tidak sedikit jumlah orang yang keluar dan masuk pada kantor kecamatan ini, yang harus selalu menjaga kebersihan dan kesehatannya dan membantu kampanye gerakan Bandung lawan Covid-19," ucap Santi.

Demi kenyamanan dan keamanan beraktifitas new normal lanjut Santi, perlu diperhatikan jalur sirkulasi pada pintu utama lobby social distancing dikaitkan dengan flow activity baik oleh karyawan maupun pengunjung di kantor kecamatan tersebut.

Flow activity terkait dengan penempatan portable hand wash, jarak antrean ketika ada pengunjung lebih dari dua orang, dan sirkulasi karyawan yang akan bekerja. Selain kebutuhan dasar manusia dan flow activity.

"Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah estetika yang terkait dengan psikologi manusia sebagai penggunanya. Estetika memiliki kemampuan untuk memberi keindahan dalam sebuah ruang dengan fasilitas protokoler kesehatan, karena penerapan estetika yang baik, secara tidak langsung akan mempengaruhi mood yang berujung pada rasa bahagia, semangat dan hal positif lainnya," paparnya.

Dia memaparkan, beberapa pertimbangan dalam solusi desain pada kantor kecamatan tersebut diantaranya kenyamanan-keamanan beraktifitas new normal dan seterusnya perlu diperhatikan jalur sirkulasi pada pintu uatama lobby “social distancing” dikaitkan dengan flow activity pada penempatan Fortable Hand Wash, dengan memperhatikan jarak antrian ketika ada pengunjung lebih dari dua orang, dan sirkulasi karyawan yang akan bekerja.

Selain itu, pada desain portable hand wash yang dihibahkan menggunakan keran air dengan sensor tangan, begitupun penggunaan sabun dan pengering tangan yang tidak perlu disentuh, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus dengan menyentuh benda yang sama dalam jangka waktu berdekatan, hal ini juga dapat memudahkan bagi penggunanya dan mempersingkat waktu dalam mencuci tangan. (Okky Adiana)