Jelang Libur Akhir Tahun, Pemkab Bandung Gelar Swab Test Massal 1.000 Pelaku Usaha

Jelang Libur Akhir Tahun, Pemkab Bandung Gelar Swab Test Massal 1.000 Pelaku Usaha
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Jelang libur akhir tahun ini, Pemkab Bandung akan melakukan swab test massal kepada 1.000 pelaku usaha pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Bandung Yosep Nugraha mengatakan, itu dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan.

“Hampir seluruh objek wisata di Kabupaten Bandung sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan baik. Bahkan, pada 10 Desember ini rencananya kami bersama Dinas Kesehatan akan melakukan swab test kepada 1.000 pelaku usaha pariwisata. Jadi, libur akhir tahun nanti Kabupaten Bandung siap menerima wisatawan,” kata Yosef, belum lama ini.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan monitoring ke seluruh objek pariwisata. Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya akan langsung memberikan teguran.

“Untuk mengoptimalkan penerapan prokes, Disparbud melakukan monitoring dan pengawasan secara kontinyu. Sehingga apabila terjadi pelanggaran, bisa diperbaiki secara langsung,” ujarnya.

Guna menjamin penerapan prokes, pihaknya bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah melaksanakan sosialisasi dan bimtek Clean, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) kepada para pelaku usaha pariwisata. Sementara sebagai bukti telah diterapkannya prokes, dilakukan proses sertifikasi CHSE bagi usaha pariwisata.

“Bahkan ada beberapa tempat wisata yang melakukan rapid test secara mandiri dan berkala. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan serta rasa aman, baik bagi pengunjung maupun pengurus destinasi wisata itu sendiri,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Yosep mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung untuk disiplin menerapkan prokes saat mengunjungi objek wisata.

“Bagi masyarakat yang hendak berwisata, jangan lupa tetap disiplin menerapkan prokes. Selain mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak, masyarakat pun bisa membawa tempat minum sendiri, hand sanitizer dan perlengkapan sholat pribadi. Dengan begitu, penyebaran Covid-19 insyaallah bisa terkendali,” ujarnya. (Dani R Nugraha)