Jangan Buru-Buru Terapkan PTM!

Jangan Buru-Buru Terapkan PTM!

INILAH, Bandung - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) direncanakan pada awal tahun 2021 mendatang. Kendati begitu, banyak persyaratan yang harus dilakukan, sebab Kota Bandung sendiri memasuki zona merah, artinya harus berhati-hati dalam penularan Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama mengatakan Pemerintah Kota Bandung untuk tidak buru- buru menerapkan PTM. Hal ini harus menjaga kesehatan masyarakat terlebih dahulu. "Jangan dikapaksa. Kalau masih zona merah harus dievaluasi dulu," ujar Aan, Senin (7/12/2020).

Kata Aan, ketika masih zona merah, maka tingkat penyebaran Covid-19 masih tinggi. Sehingga harus diwaspadai, terlebih bagi para siswa di sekolah, apalagi orang tanpa gejala (OTG), itu yang paling banyak di Kota Bandung.

"Kami meminta pemerintah untuk tidak terlalu memaksakan kebijakan pembelajaran tatap muka. Karena kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Tunggu sampai zona biru, baru pembelajaran tatap muka. Kalau sekarang belum saatnya,"tambahnya.

Dia berharap agar ada perubahan zona Covid-19 di Kota Bandung, kearah yang lebih baik. Sehingga kegiatan belajar tatap muka bisa dilakukan, dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Mudah-mudahan dalam waktu singkat ada perubahan dari zona merah ke kuning. Lalu bulan depan ke hijau kemudian biru. Paling tidak sudah zona biru, baru melakukan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan," tambahnya. (Okky Adiana)