Kasus Pelanggaran Prokes di Megamendung Bogor, Polda Jabar Panggil MRS

Kasus Pelanggaran Prokes di Megamendung Bogor, Polda Jabar Panggil MRS
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berencana melakukan pemanggilan terhadap Muhammad Rizieq Shihab (MRS) terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung, Bogor. Rencanaya, MRS akan dimintai klarifikasi di Mapolda Jabar.

"Untuk masalah Megamendung, ini rencana hari ini atau besok kita akan layangkan pemanggilan kepada MRS. Nanti kemungkinan tempatnya di Polda Jabar," ucap Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat ditemui di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (7/12/2020).

Untuk itu, Erdi mengimbau, kepada MRS untuk kooperatif dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung. Diantaranya, dengan memenuhi pemanggilan penyidik.

Pasalnya, lanjut Erdi, jika tidak kooperatif kasus penyelesaian kasus tersebut akan semakin berlarut-larut. Selain itu, ketidakhadiran MRS juga bisa dikatakan melanggar aturan hukum yang berlaku.

"Kami berharap siapapun juga ketika dipanggil oleh penyidik dalam rangka untuk memberikan keterangan sebagai saksi, kami berharap dan mengimbau agar kooperatif dan datang saja. Karena dengan datang, itu akan semakin terang benderang, dari yang bersangkutan bisa memberi informasi yang sekelasnya mengapa itu terjadi dan sebagainya," tutur Erdi.

Saat disinggung jika MRS tidak menghadiri pemanggilan tanpa alasan. Erdi menegaskan, hal tersebut merupakan pelanggaran hukum. Oleh karena itu, petugas bisa saja melakukan pemanggilan paksa terhadap MRS.

"Apabila memang tidak, itu tentu melanggar hukum, dalam Undang-Undang sudah ada pemanggilan itu ada kedua kali, ketika tidak dilaksanakan atau tidak diindahkan pemanggilan dari penyidik, itu tentu ada surat perintah membawa," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor. Para santri antusias menyambut kedatangan Rizieq. Dalam kegiatan itu terjadi kerumunan massa ditengah pandemi Covid-19. Sebagain massa bahkan ada yang tidak mengenakan masker. (Ridwan Abdul Malik)