Razia Protokol Kesehatan, Satpol PP Sasar Kecamatan Kasus Covid-19 Tertinggi

Razia Protokol Kesehatan, Satpol PP Sasar Kecamatan Kasus Covid-19 Tertinggi
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung kembali menggelar operasi protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang diperketat. Kegiatan ini merupakan bagian dari diberlakukannya pembatasan sosial berskala nesar (PSBB) proporsional. 

“Kami menyasar kecamatan dengan kasus Covid-19 tertinggi ditambah dengan kecamatan dengan jumlah pelanggaran terbanyak pasa masa perketatan AKB lalu,” kata Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi, Senin (7/12/2020). 

Menurutnya, terdapat 18 kecamatan yang menjadi sasaran untuk operasi kali ini. Di antaranya Cibeunying Kidul, Coblong, Cicendo, Bojongloa Kidul, Babakan Ciparay, Bandung Kulon, Bojongloa Kaler, Astanaanyar, Andir, Regol, Sumur Bandung, Mandalajati, Ujung Berung, Panyileukan, Cibiru, Kiaracondong, Lengkong, dan Cibeunying Kaler.

“Setiap hari ada tiga tim yang ditugaskan ke tiga kecamatan melaksanakan operasi untuk mengecek protokol kesehatan yang diterapkan oleh masyarakat, khususnya dalam hal penggunaan masker. Terpenting, bagaimana kesadaran masyarakat bisa ditingkatkan. Masker sudah menjadi sebuah keharusan dan wajib," ucapnya. 

Sedangkan, Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Dukungan Logistik Satpol PP Kota Bandung Taspen Effendi menjelaskan pada hari pertama operasi AKB yang diperketat tersebut, petugas berhasil menjaring 100 pelanggar.

Menurutnya, kini ada tiga kecamatan yang disasar yakni Cibeunying Kidul, Coblong, dan Cicendo. Sebanyak 9 dari 100 pelanggar membayar denda administrasi masing-masing sebesar Rp50 ribu. Sedangkan, 91 pelanggar lainnya diberikan sanksi sosial, diantaranya memungut sampah, menyapu lokasi operasi, melafalkan Pancasila hingga melaksanakan push up.

“Hukuman yang diberikan melihat beratnya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat di lapangan. Ada yang tidak bawa sama sekali dengan alasan lupa, ada juga yang disimpan di kantong jaket, celana atau bagasi motor,” kata Taspen. 

Sementara itu, Camat Coblong Kota Bandung Krinda Hamidipraja mengapresiasi atas kegiatan Satpol PP Kota Bandung yang dilakukan di wilayah kerjanya. Kata dia, Kecamatan Coblong menjadi urutan kedua tertinggi di Kota Bandung

“Coblong itu konfirmasi positifnya tinggi. Sekarang kita urutan nomor 2 di Bandung. Terlebih saat ini, sudah banyak mahasiswa dari luar yang kembali ke Bandung. Lalu Alada 7 tujuh perguruan tinggi di sini, baik negeri maupun swasta. Karenanya aktivitasnya cukup padat. Kita perlu terus meningkatkan kesadaran masyarakat dengan pengawasan semacam ini,” kata Krinda. 

Menurutnya, kawasan Terminal Dago yang terletak di RW 02, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong dipilih sebagai sasaran operasi AKB yang diperketat. Hal itu di lihat dari peta penyebarannya, dan di wilayah tersebut, dikatakannyabterdapat sembilan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. (Yogo Triastopo)