Bupati Ade Yasin Batal Hadiri Pemeriksaan di Polda Jabar, Ini Alasannya...

Bupati Ade Yasin Batal Hadiri Pemeriksaan di Polda Jabar, Ini Alasannya...
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin hari ini batal memberikan keterangannya di Polda Jawa Barat. Pemanggilan itu terkait kasus kerumunan massa pada saat Habib Rizieq Shihab mengadakan acara keagamaan di Pondok Pesantren Alam dan Agrikultural di Jalan Cikopo Selatan, Kampung Lembah Nandeut, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Jumat (13/11/2020) lalu.

Batalnya Ade Yasin ke Kota Bandung itu dikarenakan jadwal pemanggilan dari penyidik Direskrim Polda Jawa Barat hanya mengagendakan pemeriksaan kepada Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin.

"Hari ini jadwal pemeriksaan hanya pak Burhanudin, kalau saya dimintai keterangannya oleh penyidik Direskrim Polda Jawa Barat pada pekan depan," ucap Ade kepada wartawan, Selasa (8/12/2020).

Politisi PPP ini menerangkan, pemeriksaan dirinya, Burhanudin, Kepala Satpol PP, Camat Megamendung, dan beberapa orang lainnya dilakukan di Mako Polda Jawa Barat.

"Sesuai undangan, lokasi pemeriksaan atau dimintai keterangan di Mako Polda Jawa Barat, Kota Bandung," terangnya.

Terkait rencana pemakaman 6 orang anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas Senin dini hari kemarin Ade mengaku belum mengetahui persis. Namun, dia meminta agar proses pemakamannya tidak melanggar protokol kesehatan Covid-19.

"Satgas Penangganan Covid-19 sudah menghimbau agar proses pemakamannya jangan sampai melanggar protokol kesehatan Covid-19," tutur Ade. (Reza Zurifwan)