400 Reseller Baru Kezia Skin Care Siap Mandiri Secara Ekonomi

400 Reseller Baru Kezia Skin Care Siap Mandiri Secara Ekonomi
400 Reseller Baru Kezia Skin Care Siap Mandiri Secara Ekonomi

SEBANYAK 400 reseller baru Kezia Skin Care di Jawa Barat siap mandiri secara ekonomi. Mereka merupakan hasil daripada Road Show Kezia Skin Care di 8 Kota/Kabupaten di Jawa Barat.

Owner Kezia Skin Care, Hilda Jaya Sasmita menjelaskan dalam rangka menumbuhkan kemandirian ekonomi bagi kaum wanita di tengah pandemi Covid-19. Kezia Skin Care akan merampungkan Road Show nya pada tahun 2020 di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat saat ini. Oleh karena itu, pembentukan reseller-reseller Kezia Skin Care dinilainya akan sedikit membantu pemerintah dalam memulihkan kondisi perekonomian masyarakat.

"Pengusaha daerah dan IRT (Ibu Rumah Tangga), banyak terdampak pandemi ada kena PHK, usaha kena jadi kita ajak sama-sama ayo berusaha bareng Kezia menjadi reseller. Targetnya kemandirian ibu-ibu," ucap Hilda saat ditemui di Hotel Santika, Kabupaten Garut, Rabu (9/12)

Hilda menyebutkan, road show Kezia Skin Care tahun 2020 akan diakhiri di Kabupaten Bandung pada tanggal 10 Desember 2020. Total, dari 8 Kota/Kabupaten Kezia Skin Care berhasil menumbuhkan 400 reseller baru yang siap mandiri secara ekonomi.

"Kota terakhir tahun 2020 nanti di soreang Kabupaten Bandung, hari inii kota ke-7 Garut. Tiap titik target ada 50 yang gabung. Mereka repeat oder kasih testimoni juga, mereka baik, ada feedback, dan balik mau promosikan produk yang digunakan aman dan bagus untuk progress pendapatan ke mereka," ujar Hilda.

Lebih lanjut, Hilda mengungkapkan antusiasme masyarakat Garut terhadap produk skin care cukup tinggi. Artinya, hal tersebut dinilainya bisa menjadi peluang usaha para resellernya untuk meningkatkan perekonomian. Khususnya dalam penjualan produk Kezia Skin Care.

"Antusias Garut tinggi, mungkin ibu-ibu disini aware dengan skin care. Di setiap kota, dan kita ga sembarangan yang daftar itu kita seleksi lagi untuk jadi peserta. Dari mulai akun instagram, punya basic jualan online apa belum, tapi kalau yang belum juga kita buka kesempatan karena kita adakan pelatihan berjualan di media sosial," ungkapnya.

Hilda mengungkapkan, untuk memudahkan para calon membernya bergabung, Kezia Skin Care tidak mematok biaya pendaftaran. Hal ini dilakukan guna mempermudah calon resellernya untuk bergabung dan mendapatkan pundi-pundi uang ditengah pandemi Covid-19.

Selain itu, para calon reseller juga nantinya akan diberikan sejumlah pelatihan usaha untuk melancarkan penjualannya. "Apabila bergabung, free biaya member, kita hapuskan usaha tanpa modal melatih dari nol, mulai dari instagram bisa, tidak ada syarat apapun, berusaha bersama free, modal jempol jualan online aja," tutur Hilda.

Saat disinggung harga produk. Hilda mengungkapkan, untuk harga produk Kezia Skin Care relatif terjangkau. Pasalnya, Dia ingin produk kecantikan tidak hanya dinikmati oleh masyarakat kalangan atas saja. "Untuk pendistribusian kita jaga, Kezia setting harga tidak tinggi mulai 259 ribu sudah lengkap semuanya, apabila join jadi reseller dan distributor harga yang didapat lebih murah," tutur Hilda.

Lebih lanjut, Hilda menuturkan, produk Kezia Skin Care memiliki keunggulan dari sisi pemakaian. Artinya, dalam satu produk bisa untuk berbagai bentuk perawatan, misalnya menghilangkan jerawat dan menghilangkan flek hitam di wajah. "ini disesuaikan, dan bahan digunakan mengalami perkembangan, sesuai dengan kebutuhan kita gaya hidup juga, makanan juga, riset semua. digabungkan semua satu paket udah all in manfaatnya," tutur Hilda.

Hilda menambahkan, rencananya Road Show Kezia Skin Care akan berlanjut pada tahun 2021. Total, ada 8 Kota/Kabupaten yang akan disambangi Kezia Road Show pada bulan Januari. "Akan ada roadshow minggu ke-2 Januari
8 titik di jabar, purwakarta, subang sukabumi dan lain sebagainya," ujar Hilda.

Lebih lanjut, Hilda berhadap, 400 reseller yang tercipta pada Road Show Kezia Skin Care 2020 dapat terus menjaga semangat dalam berbisnis, dan dapat membantu perekonomian keluarganya masing-masing ditengah Pandemi Covid-19. "Yang terdampak covid itu diharapkan bisa menambahkan penghasilan tanpa modal 0 rupiah untuk jadi member jadi mau bantu peluang usaha baru untuk penjualan online," pungkasnya.

Ditemui ditempat yang sama, Artis muda dan brand ambassador Kezia Skin Care Dede Satria mengungkapkan, produk Kezia Skin Care sangat cocok digunakan oleh semua usia, salah satunya anak milenial. Menurutnya, perawatan tubuh merupakan keharusan bagi generasi muda untuk tetap tampil kece. "Menurut gua produk kezia ini cocok untuk anak muda. Penampilan itu harus dijaga biar selalu tampil baik," ujarnya.

Selain itu, Dede juga mendukung, Kezia Skin Care dalam menumbuhkan reseller baru di Jawa Barat. Pasalnya, ditengah Pandemi Covid-19, berjualan produk secara daring menjadi satu diantara solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. "Kita tau kan sekarang pandemi serba susah. Makannya pas denger untuk menumbuhkan potensi ekonomi masyarakat kita sangat dukung sekali," tandasnya.

Untuk diketahui, Kezia Skin Care merupakan brand kecantikan yang sudah berdiri dari Tahun 2014. Kezia memiliki Klinik di Cempaka Putih Jakarta dan
Summarecon Serpong Tangerang Selatan sejak Tahun 2017 yang kali ini sudah memiliki pabrik sendiri di Bekasi Jawa Barat, yang bertujuan ingin membantu masyarakat di daerah untuk tetap
dapat penghasilan di tengah kondisi wabah Pandemi Covid-19 khusus Jawa Barat.

Kezia Skin Care sudah melakukan Road Show di sejumlah daerah di Jawa Barat untuk menumbuhkan reseller baru dalam membantu perekonomian. Diantaranya Sumedang, Majalengka, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Garut, dan Kabupaten Bandung.

Road Show di Jawa Barat merupakan bentuk ketegasan komiment dalam membantu para Wanita di daerah untuk tetap produktif di tengah kondisi wabah Pandemi Covid-19, karena melihat banyak brand kecantikan tetapi belum menyentuh masyrakat di daerah membantu mendapatkan pengahasilan. (inforial)