Hampir Setengah Pasien Covid-19 Berasal Dari Luar Bandung

Hampir Setengah Pasien Covid-19 Berasal Dari Luar Bandung
istimewa

INILAH, Bandung - Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna mengatakan tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi Covid-19 di 27 rumah sakit di Kota Bandung telah mencapai 92 persen dengan total tempat tidur kurang lebih mencapai 900 unit di rumah sakit tersebut.

 

Menurutnya, sebanyak 41 persen lebih pasien terpapar Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan di Kota Bandung berasal dari luar Kota Bandung. Sedangkan 58 persen lebih, merupakan pasien yang merupakan penduduk Kota Bandung.

 

"Pasien yang ngisinya itu penduduk Bandung 58 sekian persen, 41 sekian persennya luar Bandung. Tapi kan kita tidak bisa menolak orang yang dirawat," kata Ema pada Sabtu (12/12/2020). 

 

Dijelaskan dia, penduduk luar Kota Bandung yang dirawat berasal dari wilayah Bandung Raya seperti Sumedang, Bandung Barat, Cimahi maupun Kabupaten Bandung. Meski keterisian kamar tidur tinggi, rumah sakit rujukan di Kota Bandung terus berupaya menambah fasilitas tempat tidur untuk pasien yang terpapar Covid-19. 

 

Ema menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, saat ini terus berupaya menambah tempat tidur. Diantaranya tempat di Jalan Supratman, sebanyak10 unit. Sedangkan 25 unit di Jalan Setiabudi masih dilakukan negosiasi, termasuk rumah sakit rujukan yang didorong menambah tempat tidur untuk pasien yang terpapar Covid-19.

 

Dia menambahkan, Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung pun terus menambah tempat tidur dan diperkirakan total tempat tidur di lantai 11 dapat mencapai 70 unit. Selain hal itu, pihaknya juga terus mempersiapkan tenaga kesehatan  agar dapat merawat pasien.

 

"Mudah-mudahan seiring dengan banyak kesembuhan mereka keluar, kalau ada yang terpapar bisa masuk," ucapnya. (Yogo Triastopo)