Bima Terkesan, Setiap RW Sindang Sari Diberdayakan dengan Program Benah Kampung

Bima Terkesan, Setiap RW Sindang Sari Diberdayakan dengan Program Benah Kampung
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto terkesan dengan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Bogor Timur.

Hal itu diungkapkan Bima usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sindang Sari di Lapangan Bola Voli Pesantren Al Umm, Kecamatan Bogor Timur pada Minggu (13/12/2020) siang.

"Bagus, dari program benah kampung ada kampung perca disini, ada tamai cai dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)nya sampai dibuat standnya saat Musrenbang," ungkap Bima.

Bima melanjutkan, banyak potensinya sehingga pemkot akan mengakselerasikan dengan dewan, agar diprioritaskan supaya potensinya berkembang. 

"Saat Musrenbang memang tidak boleh didalam ruangan, tapi diluar dari tahun lalu sudah berlangsung diluar. Ini yang bertujuan membangun kepedulian warga, agar warga bisa memberikan kontribusi dalam perencanaan kedepan," tambahnya.

Ditempat yang sama, Lurah Sindang Sari, Asep Faisal mengatakan, dengan program bedah kampung bisa memperbaiki unsur sosial dan ekonomi masyarakat di Sindang Sari, karena bedah kampung ini akan memunculkan potensi-potensi ekonomi masyarakat yang tengah berjalan saat ini. Apalagi masyarakat butuh pemasukan dimasa pandemi Covid-19, nanti ada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Benah kampung itu di kami karena lokasi kecil hanya tujuh RW, jadi benah kampung terintegrasi semua RW. Pusatnya di RW 2,3 dan 6. Kemudian RW 01 sebagai kampung perca nya sebagai support perekonomian yang bisa ditampilkan, RW04 ada UMKM kerajinan dari limbah dari pabrik, RW 05 kontur alam original sehingga berharap bisa jadi wisata tempo dulu tapi lahan milik Kuntum Nurseries, di R06 bisa ada sensasi memancing di sungai Cibalok dan RW 07 yang diujung difokuskan budidaya ikan untuk diperjualbelikan," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, minat pemberdayaan masyarakat, sangat bagus karena terlihat benah kampung ini sedikit banyak membuat masyarakat ada pemasukan dengan berjualan di taman cai.

"Lurah harus berkomunikasi dengan kami agar bisa terlihat dan diketahui kebutuhan penunjang nya apa, karena kami juga bisa menganggarkan melalui Pokok Pikiran (Pokir) apabila ada yang tidak tercover di Musrenbang," tuturnya.

Maish kata Jenal, untuk di RW 07, sendiri yang dijadikan tempat budidaya ikan hias dan konsumsi, akan ditinjau oleh dirinya. Agar dilihat kebutuhannya dari potensi itu apa.

"Insya Allah memalalui anggaran pemerintah daerah, Pokir ataupun dari pribadi saya akan mendorong juga mensupport masyarakat. Terlebih apabila saya memiliki rejeki, saya siap bantu melalui kantong pribadi untuk pemberdayaan masyarakat disini," tambahnya.

Anggota DPRD Kota Bogor lainnya, 
Atty Soemaddikarya mengatakan, Musrenbang kali ini dirinya membagikan door prize kepada masyarakat, agar lebih semangat, selain itu ada yang sangat unik dengan pameran UMKM. Oleh karena itu harus menjadi catatan Musrenbang tidak harus tegang, dilaksanakan secara santai dan riang gembira. Untuk pembangunan prioritas menjadi satu agenda yang diperjuangkan, tidak ajuan banyak realisasi sedikit.

"Ada ajuan ambulance, saya di tahun 2017 sudah digaungkan ambulance diseluruh kelurahan di Kota Bogor. Mudah-mudahan segera terealisasikan," tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKS, Anna Mariam Fadilah menuturkan, pihak kelurahan harus bisa berkomunikasi dengan DPRD, agar apabila ada kegiatan yang penting bisa didorong untuk dilakukan pembangunan secepatnya. 

"Yang pasti tidak ada mengedepankan kepentingan pribadi tapi kepentingan umum. Kami juga memperjuangkan guru ngaji naik BOPnya 50 persen di tahun 2021," pungkasnya.