Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Peningkatan Disiplin PHBS dan Prokes Kian Mendesak

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Peningkatan Disiplin PHBS dan Prokes Kian Mendesak
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Peningkatan berdisiplin perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus melaksanakan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 kian mendesak dijadikan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum diketahui kapan akan berakhir.

Apalagi, kasus penularan penyakit disebabkan virus corona itu di Kabupaten Garut sekarang ini semakin meningkat tajam. Pun jumlah mereka yang meninggal akibat virus tersebut bertambah dari hari ke hari.

Keterangan Gugus Tugas Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri hingga 14 Desember 2020 mencapai sebanyak 2.798 kasus dengan sebanyak 70 orang di antaranya meninggal dunia.

Ada penambahan volume harian kasus baru positif Covid-19 sebanyak 37 kasus dari 18 kecamatan dengan salah seorang di antaranya meninggal dunia. Yakni perempuan (KC-2791) usia 51 tahun asal Kecamatan Pameungpeuk. 

Kendati berbagai klaster sumber penyebaran Covid-19 terus bermunculan, mulai klaster keluarga, tenaga kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, pesantren, perkantoran, hingga industri/pabrik, GTPP Covid-19 Garut tampaknya lebih memokuskan upaya pencegahan Covid-19 pada klaster keluarga. Klaster keluarga dinilai merupakan klaster dominan dari banyaknya kasus penularan Covid-19 di daerah dikenal dengan ikon jeruk dan domba garutnya itu. Seperti berulang kali diingatkan GTPP Covid-19 Garut melalui Humas.

"Ancaman penularan virus Covid-19 di keluarga (klaster keluarga) semakin meningkat. Klaster keluarga ini merupakan penularan virus dari salah satu anggota keluarga pada anggota keluarga yang lainnya. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri," kata Koordinator Humas GTPP Covid-19 Garut Muksin didampingi anggota Yeni Yuliani, Senin (14/12/2020).

Yeni menyebutkan, upaya pencegahan penularan Covid-19 dapat dilakukan melalui pembiasaan tiga perilaku kunci dalam kegiatan sehari-hari. Yakni memakai masker dengan benar, baik di lingkungan rumah apalagi di luar rumah; menjaga jarak; dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Juga, membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat untuk menjaga imunitas tubuh, termasuk makan asupan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan tidak mudah panik atau dapat mengelola stress dengan baik. Tak kurang pentingnya, menerapkan etika ketika batuk atau bersin.

Dalam keterangan tertulisnya, Yeni menuturkan, bersamaan adanya penambahan sebanyak 37 kasus positif Covid-19 itu, terdapat pula penambahan sebanyak 15 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingga total jumlah pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 1.490 orang.

Hingga Senin pukul 14.30 WIB, masih terdapat sebanyak 1.236 pasien positif terpapar Covid-19 dalam isolasi perawatan dan dua pasien positif lainnya menjalani isolasi mandiri.

Yeni pun kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya peningkatan penerapan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan, termasuk di lingkungan rumah, untuk mencegah atau mengurangi risiko penularan Covid-19. (Zainulmukhtar)