Surat Penetapan Wabup Cirebon Masih di Meja Luthfi, Kenapa?

Surat Penetapan Wabup Cirebon Masih di Meja Luthfi, Kenapa?
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Cirebon merasa geram. Pasalnya, surat penetapan wakil bupati (Wabup) Cirebon yang seharusnya sudah dikirim ke Kementerian Dalam Negeri ternyata masih berada di meja Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Moh Luthfi.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Cirebon Mustofa mengatakan, sampai sekarang surat penetapan Wabup Cirebon belum juga dikirimkan ke Mendagri. Hal itu diketahui ketika dia menanyakan ke Sekretariat DPRD. Ternyata memang benar, suratnya masih ada di meja Luthfi.

"Saya dapat informasi ini langsung dari Sekwan. Kata dia, suratnya masih ada di tangan ketua dewan. Yang membuat kesal, kenapa belum dikirimkan ke Kemendagri. Kenapa ketua mencekal suratnya. Harusnya kan sudah dikirim, kan penetapan Wabupnya sudah lama," kata Mustofa, Senin (14/12/2020). 

Tak hanya itu, hal yang lebih mengesalkan lainnya paripurna penetapan pada 2 Desember 2020, sudah hampir setengah bulan. Tetapi, lanjut dia, yang membuat Fraksi PDIP geram kenapa belum juga ditandatangani ketua dewan dan dikirimkan ke Kemendagri.

"Kalau dilihat timing-nya ini sudah terlalu lama. Mestinya sudah dikirimkan ke Kemendagri untuk mendapatkan surat rekomendasi," ungkapnya.

Untuk itu, dia mendesak agar Luthfi segera menandatangani surat penetapan Wabup Cirebon ini dan kesekretariatan dewan mengirimkannya ke Kemendagri. 

"Nah DPRD tugasnya adalah mengirimkan surat itu. Tidak ada alasan kalau sampai menghambat. Urusan nanti SK keluarnya cepat atau tidak, ya urusan di Kemendagri," ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPRD Kabupaten Cirebon Ikin Asikin membenarkan surat penetapan Wabup Cirebon belum dikirim ke Kemendagri. Menurut dia, sebenarnya, setelah penetapan Wabup Cirebon melalui rapat paripurna pihaknya telah menyerahkan surat tersebut ke Ketua DPRD setempat. 

Namun, sampai sekarang belum ditandatangani. Sehingga, pihaknya masih menunggu surat tersebut dari Ketua DPRD Kabupaten Cirebon untuk kemudian dikirim ke Kemendagri RI.

"Suratnya masih di ketua. Jadi belum dikirimkan. Kalau dari sekretariat mah sudah langsung disampaikan ke ketua usai penetapan itu," kata Ikin.

Dia juga menambahkan, ketika nanti surat penetapan Wabup Cirebon sudah ditandatangani Ketua DPRD, pastinya akan langsung dikirimkan ke Kemendagri RI. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Luthfi saat hendak dikonfirmasi melalui sambungan seluler maupun pesan WhatsApp-nya tidak merespon hal tersebut.

Sebelumnya, telah beredar informasi surat penetapan Wabup Cirebon tersebut sudah dikirimkan ke Kemendagri melalui Gubernur Jawa Barat. Hal itu juga diakui Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Cirebon Hilmi Riva'i. Dia mengaku sudah menerima surat tembusannya.

Namun, Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Cirebon Sudarjo Adam saat dikonfirmasi menegaskan informasi yang sebelumnya disampaikan Asisten Pemerintahan tidaklah benar. Sebab, kata dia, sampai sekarang pihaknya belum menerima surat tembusan terkait penetapan Wabup Cirebon yang dikirimkan DPRD ke Kemendagri.

"Belum, belum ada surat tembusan ke kita. Saya sudah tanyakan ke staf juga belum ada surat masuk," kata Sudarjo. (Maman Suharman)