Terkait BOS, Komisi V DPRD Jabar Studi Banding ke DPRD DIY

Terkait BOS, Komisi V DPRD Jabar Studi Banding ke DPRD DIY
Istimewa

NILAH, Bandung - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat melakukan studi banding ke DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam rangka pemanfaatan Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Sekretaris Komisi V DPRD M Jaenudin mengatakan, kunjungan ini dilakukan karena pihaknya tertarik untuk mengetahui dasar Pemprov Yogyakarta yang berani mengalokasikan anggaran BOS lebih besar ketimbang Jawa Barat. Padahal jumlah siswanya tidak sebanyak Jabar, yang siswa SMA dan SMK sederajat sudah diatas 1,8 juta orang.

"Ada yang menarik dari DIY ini, yaitu alokasi anggaran untuk Biaya Operasional Sekolah lebih besar dibandingkan Provinsi Jawa Barat. Walaupun memang siswanya lebih sedikit," ujar Jaenudin usai kunjungan, Senin (14/12/2020).

Dia menambahkan, dari hasil kunjungan ini pihaknya bisa mengukur kebutuhan sekolah di tiap jenjang, khususnya SMA dan SMK. Sehingga nantinya bisa disesuaikan dengan keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dalam memberikan subsidi bagi siswa sekolah.

"Nantinya hasil dari studi banding ini, kita bisa menilai dan membandingkan berapa besar kebutuhan sekolah di setiap jenjang. Kemudian akan disatupadukan. Sehingga bisa menemukan angka ideal, untuk subsidi pemerintah terhadap masing-masing siswa SMA dan SMK di Jawa Barat," ucapnya.

Saat ini, bantuan subsidi SPP gratis yang dikucurkan oleh Pemprov Jabar tiap siswa SMA dan SMK negeri sebesar Rp 1,2 juta dan Rp 700 ribu bagi siswa sekolah swasta. (Yuliantono)