Pemkot Cimahi Bidik Asrama TNI Jadi Lokasi Karantina

Pemkot Cimahi Bidik Asrama TNI Jadi Lokasi Karantina
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Cimahi - Pemkot Cimahi terus mencari lokasi karantina pasien covid-19, terlebih saat ini Cimahi masuk zona merah. Salah satu tempat milik Kodiklat TNI AD pun direncanakan dijadikan fasilitas karantina. 

Untuk memuluskan niatnya itu Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengaku sudah berkirim surat ke Komandan Kodiklat TNI AD. Saat ini pihaknya masih menunggu balasan atas surat yang disampaikan. 

"Karena itu kan, harus seizin pimpinan Dankodiklat. Kalau Kodam dan Brigif harus seizin Pangdam," katanya saat ditemui, Selasa (15/12/2020).

Cimahi saat ini sangat membutuhkan ruang isolasi mengingat ketersedian ruang isolasi khusus COVID-19 sudah krisis di tengah lonjakan kasus positif sejak beberapa pekan terakhir. 

Untuk itu Ngatiyana menyebutkan jika mendapatkan izin dari Dandiklat, rencananya satu tempat milik TNI AD yang bakal digunakan sebagai tempat isolasi darurat khusus COVID-19 yakni asrama di Lapang Tembak Gunung Bohong. 

Selain untuk pasien positif COVID-19, pihaknya juga sedang mengupayakan tempat karantina untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menangani COVID-19 secara langsung. 

"Kemarin koordinasi untuk nakes di Cimahi juga, karena akan kita tempatkan di satu titik lagi biar mobilitasnya gampang kalau dibutuhkan. Mudah-mudahan ada titik terang," jelasnya. 

Berdasarkan data di Pusat Informasi COVID-19 Cimahi angka kasus COVID-19 mencapai 1607 kasus. Rinciannya 572 orang positif aktif, 986 orang dinyatakan sembuh, dan 49 orang meninggal dunia. (Ahmad Sayuti)