Pemkot Bandung Larang Perayaan Malam Tahun Baru Ini

Pemkot Bandung Larang Perayaan Malam Tahun Baru Ini
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Pemkot Bandung mengeluarkan surat edaran yang melarang kegiatan perayaan atau pesta pergantian malam tahun baru 2020/2021.

Surat bernomor 003/SE.147-Disbudpar itu ditujukan kepada pimpinan atau manajer hotel, pemilik pusat perbelanjaan, cafe, restoran, tempat hiburan, dan seluruh masyarakat Kota Bandung. Dalam surat ditegaskan apabila tetap melaksanakan kegiatan tersebut, maka pemerintah kota akan memberikan sanksi sesuai perundang-undangan dan peraturan yang berlaku. 

Terkait hal tersebut, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna meminta seluruh warga Kota Bandung untuk mematuhinya. 

"Kalau ada unsur pidana, kepolisian yang bergerak. Kalau misalnya protokol kesehatan ada di aturan Perwal kita. Intinya masyarakat ikuti saja bahwa tidak perlu melakukan perayaan itu," kata Ema, Selasa (15/12/2020). 

Dia berharap, semua sebagai umat bergama untuk melakukan dengan keyakinan masing-masing, bersyukur bahwa masih diberi kesempatan hidup dan masih diberikan keselamatan.

"Kita meminta doa kepada Allah SWT, supaya diberikan kekuatan, ketabahan, ketawakalan, sehingga kita bisa menjalani hidup lebih baik dan menyesuaikan dengan cobaan yang saat ini luar biasa," ucapnya. 

Ema menilai skor yang menjadi nilai untuk menentukan zona untuk sebuah daerah tidak terlalu penting. Baginya, label zona lebih penting bagi sebuah daerah termasuk Kota Bandung. Menurutnya, saat ini Kota Bandung relatif cukup lama berada pada zona merah karena tambahan kasus positif Covid-19 terus bergerak. Per 13 Desember, di Kota Bandung mencapai 967 kasus positif aktif.

"Mau itu 1,70 atau 1,60 (skor penilaian zona) kita tidak memperhatikan itu. Yang positif kumulatifnya sekarang sudah 4.661. Ini angka yang sangat memprihatinkan. Rumah sakit juga sudah full," ujarnya. (Yogo Triastopo)