Rumah Sakit Jiwa Terapkan Zona Integritas dan Kembangkan Aplikasi Whistleblowing system

Rumah Sakit Jiwa Terapkan Zona Integritas dan Kembangkan Aplikasi Whistleblowing system
istimewa

 INILAH, Bandung,- Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat telah mengembangkan aplikasi whistleblowing system bagi pegawainya dan masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat

 

Menurut Direktur Utama RSJ Provinsi Jawa Barat Elly Marliyani, bahwa peningkatan pengawasan melalui whistleblowing system (WBS) dibutuhkan untuk mewujudkan tata kelola yang baik atau good governance.

Sosialisasi whistleblowing system terus kita lakukan di semua lini karena sudah menjadi amanah pemerintah untuk mencapai good governance dan clean governance. Itu menjadi target kita," kata Elly pada saat selesai memberikan sosialisasi zona integritas whistleblowing system. (14/12)

 

Sosialisasi ini dilakukan guna memberikan pemahaman komprehensif kepada pegawai mengenai penerapan whistleblowing system di lingkungan RSJ Provinsi Jawa Barat.

 

WBS ini salah satu implementasi dari Zona Integritas, ketika RSJ Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk  mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal  pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Diantaranya perubahan melalui manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

 

Pencanangan zona integritas di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat telah dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2019 yang dihadiri Kepala Inspektorat,  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan seluruh pegawai di lingkungan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawat, dan saat ini Regulasi untuk mengakselerasi pencapaian target Pembangunan Zona Integritas telah dilengkapi,   maka perlu dilaksanakan pencanangan /deklarasi agar semua pihak termasuk masyarakat dapat memantau, mengawal, mengawasi dan berperan serta dalam program kegiatan reformasi birokrasi khususnya di bidang pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

Dalam implementasi Zona Integritas ini Elly menyampaikan bahwa RSJ Provinsi Jawa Barat Berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela, Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, bersikap transparan, jujur, objektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas dan menghindari benturan kepentingan (conflik of interes) dalam pelaksanaan tugas. 

 

Whistleblowing system ini dapat diakses melaui website http://rsj.jabarprov.go.id/  WBS ini disediakan sebagai bentuk komitmen manajemen terhadap penerapan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).

 

Elly memahami penerapan whistleblowing system membutuhkan waktu. Sebab, tidak semua pegawai memiliki keberanian untuk melapor jika adanya dugaan penyimpangan di lingkungan kerjanya. Oleh karena itu, RSJ Provinsi Jawa Barat akan menjamin kerahasiaan identitas pelapor atau whistleblower. Dengan adanya whistleblowing system, diharapkan tata kelola organisasi yang baik dapat tercapai untuk mewujudkan reformasi birokrasi.