Gawat, Guru hingga ASN Dinkes Cimahi Terkonfirmasi Covid-19

Gawat, Guru hingga ASN Dinkes Cimahi Terkonfirmasi Covid-19
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Cimahi- Kasus positif di Kota Cimahi terus bertambah. Teranyar, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cimahi hingga guru terpapar Covid-19. 

Dari informasi yang dihimpun, ada lima orang PNS Dinkes positif COVID-19, kemudian seorang PNS di Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Diabudparpora), lalu 10 orang di Dinas Pendidikan termasuk di antaranya sembilan orang guru. 

"Di Dinkes ada 5 PNS yang positif, tapi bukan transmisi kantor antar PNS. Jadi mereka itu terpapar saat bertugas apalagi di Dinkes ini berisiko tinggi," kata Sekdinkes Cimahi Chanifah Listyrini saat dihubungi, Rabu (16/12/2020).

Misalnya, ASN  Dinkes Cimahi yang terpapar COVID-19 merupakan petugas penilai lapangan, petugas swab test, dan ada yang menunggu orangtuanya di rumah sakit. 

Jadi, menurutnya, penularannya bukan dari internal Pemkot Cimahi. Begitu juga yang positif di dinas lain, mereka terkonfirmasi lantaran  pekerjaan dan perjalanan dinas. Kendati begitu, Sekda sudah memerintahkan work from home (WFH) sebagai langkah antisipasi penyebaran.

"Sudah ada arahan untuk WFH juga, makanya di Dinkes sebagian WFH dan sebagian lagi WFO, berlaku untuk semua dinas," ujarnya.

Sementara Kadiadik Kota Cimahi Harjono mengatakan PNS yang terkonfirmasi positif saat ini sudah menjalani swab test lanjutan karena sudah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

"Kalau yang di dinas itu sudah isolasi mandiri 14 hari, sedang menunggu hasil swab test terbaru. Kalau guru memang bertambah 2 hari ini, jadi total 9 yang positif. Kita sedang tunggu informasi juga apakah sudah ada yang sembuh atau belum," ujarnya.