Libur Nataru, Kuota Gas Melon di Kabupaten Bogor Ditambah 336 Ribu Tabung

Libur Nataru, Kuota Gas Melon di Kabupaten Bogor Ditambah 336 Ribu Tabung
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Pemkab Bogor dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bogor Raya mengantisipasi kelangkaan tabung gas 3 kg (melon) menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

"Jelang liburan Natal dan Tahun Baru, Pemkab Bogor sudah mengirimkan permohonan tambahan kuota tabung gas melon ke Pertamina. Untuk besanya kuota tambahan kami serahkan ke Pertamina," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi kepada wartawan, Rabu (16/12/2020).

Dia menerangkan, khusus wilayah Kawasan Puncak di setiap masa liburan dipastikan ada kenaikan kebutuhan akan gas bersubsidi ini.

"Kebutuhan akan tabung gas melon di Kawasan Puncak memang selalu naik di masa liburan, tambahan kuota tabung gas buat masyarakat miskin ini banyak kami fokuskan ke sana ketimbang ke wilayah lainnya," terangnya.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Bogor Raya Erry Asep Junaidi menuturkan untuk mengantisipasi potensi kelangkaaan tabung gas melon pada liburan Natal dan Tahun Baru jajarannya mengajukan penambahan 336.000 tabung gas.

"Kuota tabung gas melon untuk Kabupaten Bogor itu 4,2 juta buah, dengan ditambah 336.000 buah tabung gas maka kuota tabung gas melon untuk Bulan Desember ini sebanyak 4.536.000 tabung gas melon," tutur Erry.

Selain mengupayakan penambahan kuota tabung gas melon, bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Satpol PP dan kepolisian, Hiswana Migas juga akan melakukan  peninjauan penggunaan tabung gas melon.

"Faktor penyebab kelangkaan bukan hanya kuotanta kurang tetapi juga penyalah manfaat tabung gas melon yang harusnya buat masyarakata miskin dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) malah digunakan oleh restoran, hotel maupun lainnya yang memang tidak berhak. Kami bersama instansi Muspika dan Muspida akan meninjau ke restoran dan hotel-hotel," tambah pria asli Kabupaten Sukabumi ini.

Erry melanjutkan berdasarkan data 2019, penyalahmanfaatan tabung gas melon ini cukup banyak terjadi hingga waktu itu sempat membuat langka ketersediaan tabung gas melon. (Reza Zurifwan)