Robert Ungkap Kesolidan Tim Pelatih Persib Bandung

Robert Ungkap Kesolidan Tim Pelatih Persib Bandung
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts akui tahun 2020 menjadi musim yang sangat sulit. Terutama bagi tim pelatih.

Setidaknya, tim pelatih harus benar-benar membuat program yang sangat baik lantaran skuatnya lebih banyak diliburkan seiring penundaan kompetisi akibat pandemi virus Corona (Covid-19). 

"Tahun ini menjadi musim yang sangat sulit. Karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Jadi, kami harus terus menjalin komunikasi untuk menjaga semangat dan menyusun program," ungkap Robert dilansir laman resmi Persib, Rabu (16/12/2020). 

Pelatih asal Belanda ini mengaku sedikit lega. Pasalnya komunikasi antar pelatih berjalan dengan baik. Seperti halnya dengan asistennya, Budiman, pelatih fisik Yaya Sunarya, pelatih kiper Luizinho Passos hingga pelatih freeletics dan divisi sport science, Gilang Kusuma. 

Bahkan pelatih berusia 65 tahun ini mengaku kerjasama yang dilakukan telah membuatnya nyaman dalam memerankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persib Bandung. Terbukti saat ini sudah memasuki musim kedua. 

"Kami selalu bersama satu jam sebelum memulai sesi latihan. Di sana kami mendiskusikan materi yang akan disajikan dan program latihan yang sudah dijalankan. Itulah bagaimana kami bekerja sama dan berkolaborasi selama ini," tuturnya. 

Robert pun memastikan program latihan yang diberikan, tidak sepenuhnya disusun olehnya. Melainkan oleh seluruh tim pelatih Persib Bandung. 

"Sangat penting untuk tim pelatih memahami karakter satu sama lain saat bekerja bersama. Saya lebih menyukai setiap pelatih memainkan perannya secara independen dengan mengedepankan apa yang mereka kuasai," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)