Pemkab Bogor Salurkan 12.855 Paket OPM Kepokmas

Pemkab Bogor Salurkan 12.855 Paket OPM Kepokmas
istimewa

INILAH, Bogor-Bupati Bogor Ade Yasin melakukan operasi pasar murah kebutuhan pokok masyarakat (OPM Kepokmas), harapannya membantu masyarakat di saat pandemi wabah virus corona (Covid 19).

Dengan OPM Kepokmas ini, masyarakat terdampak wabah Covid 19 diharapkan terbantu karena dengan total nilai paket Rp 201.980,-, masyarakat cukup 'menebusnya' dengan harga Rp 50 ribu karena ini program bantuan subsidi dari Pemkab Bogor.

"Walaupun sedikit, kami harap subsidi harga kebutuhan pokok dalam OPM Kepokmas ini membantu dan meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid 19," kata Ade Yasin kepada wartawan, Kamis, (17/12).

Mantan advokat ini menerangkan apabila ada kelonggaran anggaran, maka program bantuan sosial baik itu subsidi maupun gratis akan dilakukan lagi oleh Pemkab Bogor pada Tahun 2021 mendatang.

"Mudah-mudahan program bantuan sosial bisa kami lakukan lagi kalau ada anggarannya, kalau program OPM Kepokmas ini kami lakukan disaat harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik dengan tujuan membantu masyarakat dan mebstabilkan harga," terangnya.

Ade menuturkan selain OPM Kepokmas, jajarannya sebelumnya juga memberikan bantuan beras sebesar 30 Kg perbulan untuk 200 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).

"Bantuan beras, bantuan untuk warga yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan bantuan untuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) serta lainnya bentuk kepedulian pemerintah kepada warganya yang benar-benar terdampak pandemi Covid 19," tutur Ade.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi menjelaskan jajarannya menyalurkan 12.855 rumah tangga miskin ini dibagikan kepada warga di 15 kecamatan.

"12.855 paket OPM Kepokmas ini akan kami salurkan ke warga rumah tangga miskin di Kecamatan Cibinong, Sukaraja, Citeureup, Cariu, Dramaga, Ciampea, Leuwisadeng, Cibungbulang, Jasinga, Sukajaya, Nanggung, Tenjolaya, Sukamakmur, Cigombong dan Jonggol. Paket OPM Kepokmas ini terdiri dari beras 10 Kg, 1 Liter minyak goreng, 4 bungkus  nugget dan 1 Kg gula pasir bervitamin," jelas Nuradi.

Ia melanjutkan dipilihnya 15 kecamatan diatas karena statusnya yang zona merah penyebaran wabah Covid 19 dan paling terdampak masyarakatnya.

"Selain alasan zona merah penyebaran wabah Covid 19, dipilihnya  masyarakat 15 kecamatan diatas untuk mendapatkan bantuan subsidi OPM Kepokmas i i karena menurut survey paling terdampak dalam pandemi Covid 19," lanjutnya. (Reza Zurifwan)