Abdul Aziz Lepas Rindu Bertemu Shohei Matsunaga

Abdul Aziz Lepas Rindu Bertemu Shohei Matsunaga
istimewa

INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz Lutfi Akbar menunjukan antusiasnya terlibat di dalam kegiatan penalty kick challenge dan coaching clinic yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Kamis (17/12/2020). 

 

Terlebih kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Prefektur Shizuoka, Jepang dengan tema 'Since We : Meet Shizuoka' ini menghadirkan mantan Persib, Shohei Matsunaga.  

 

Aziz mengaku sudah cukup lama tidak berkomunikasi dengan mantan Persib musim 2010- 2011 dan 2017-2018 ini. Terlebih Shohei Matsunaga sudah menyatakan gantung sepatu alias pensiun pada akhir musim 2019 lalu. 

 

"Sudah lama banget enggak komunikasi lagi. Semalam komunikasi minta buat acara hari ini. Meskipun tidak bertatap langsung, tapi senang, setidaknya kita bisa melepas rindu," ungkap Aziz. 

 

Pada kesempatan itu, keduanya membagikan ilmunya kepada para pemain Akademi Persib U-15. Namun, Shohei Matsunaga hanya bisa memberikan ilmunya secara virtual. 

 

"Buat saya sih, kegiatan ini sangat positif, dimana kita masyarakat Jawa Barat bisa bekerja sama dengan Shizouka dari Jepang. Siapa tahu di waktu mendatang akan banyak pemain asal Jawa Barat bisa main di Jepang, " harap Aziz. 

 

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakik Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dan Sekretaris Komisi 1 DPRD Jawa Barat Bidang Pemerintahan, Sadar Muslihat. Uu sendiri membuka kegiatan itu lewat seremoni tendangan penalti dengan Muhammad Arjuna Widjayanto sebagai penjaga gawang. 

 

Uu mendukung kegiatan sepakbola sebagai salah satu cabang olahraga, yang merupakan bagian dari penunjang pembangunan dan kesehatan masyarakat. Selain olahraga, kerjasama ini juga meliputi tentang ekonomi dan pendidikan.

 

"Ini bentuk kerjasama antara Indonesia dan Jepang, kerja sama yang sangat menguntungkan karena meliputi bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, termasuk  olahraga. Olahraga sangat penting sebagai penunjang kesehatan masyarakat dan mensukseskan pembangunan, " kata Uu.(Muhammad Ginanjar)