Pemkab Ciamis Gandeng Ulama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemkab Ciamis Gandeng Ulama Cegah Penyebaran Covid-19
Antara Foto

INILAH, Ciamis- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, Jawa Barat mengajak para ulama untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya mencegah dan memutus penularan wabah COVID-19.

"Pada momen halaqah ini para ulama berkumpul, oleh sebab itu kami dengan sangat memohon bantuan untuk sama-sama memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk senantiasa mempedomani protokol kesehatan," kata Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat acara Halaqah Ulama ke-3 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Kamis (17/12).

Ia menuturkan kegiatan bertemskan "Sehat dan Harmoni di Masa Pandemi" itu berbeda dengan sebelumnya yakni diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19 yang mengharuskan semuanya untuk bersama melawan wabah COVID-19.

Upaya yang harus dilakukan bersama, kata Herdiat, dengan selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, rajin olahraga, dan meningkatkan imun serta iman.

Ia berharap diselenggarakanya kegiatan tersebut dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi peningkatan dan penguatan eksistensi ulama dalam upaya penanganan COVID-19.

"Kegiatan ini sebagai sarana silaturrahmi antara alim ulama dengan umara dalam upaya menghasilkan gagasan untuk Ciamis lebih baik," katanya.

Acara Halaqah Ulama dihadiri oleh enam narasumber dan pembicara dari perwakilan organisasi masyarakat Islam di Kabupaten Ciamis yang dilaksanakan secara virtual dan tatap muka.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis Syaeful Uyun mengatakan wabah ini menjadi perhatian bersama dan meyakini bahwa COVID-19 merupakan ciptaan Allah SWT sehingga harus menjadi pendorong untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

Ia menyampaikan semua pihak harus menerapkan protokol kesehatan, selanjutnya ulama maupun pemimpin bangsa untuk bersatu dan bekerja sama melawan COVID-19.

"Kami siap para ulama untuk mendampingi umara, dan diperintah atau tidak, ulama siap menasehati umara dan begitu sebaliknya," katanya.