Partisipasi Masyarakat pada Pilkada Cianjur 2020 Meningkat

Partisipasi Masyarakat pada Pilkada Cianjur 2020 Meningkat

INILAH, Cianjur- Tingkat partisipasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cianjur, Jawa Barat, meningkat jadi 67,4 persen atau naik 10,6 persen dibandingkan pada pilkada sebelumnya, meski kenaikan angka partisipasi masih jauh dari target KPU Pusat 77 persen.

"Tingkat partisipasi pada pilkada kali ini meningkat 10,6 persen dibandingkan pada pilkada lalu, dimana jumlah pemilih yang hadir mencapai 1.102.548 dari jumlah DPT sebanyak 1.639.744. Untuk pilkada tahun lalu, tingkat partisipasi hanya 56 persen," kata Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah saat dihubungi di Cianjur, Kamis.

Ia menjelaskan, meski jauh dari target KPU Pusat, pihaknya telah melakukan sosialisasi secara maksimal, mulai dari tatap muak terbatas dan menggencarkan sosialisasi secara daring atau online di berbagai media sosial, meski sosialisasi berjalan cukup sulit selama pandemik COVID-19.

Namun target partisipasi KPU Cianjur, ungkap dia, tercapai dengan kenaikan 10,6 persen dibandingkan pada pilkada sebelumnya, sehingga upaya keras yang dilakukan selama pandemik yang serba terbatas oleh panitia pemilihan membuahkan hasil meski belum maksimal sesuai target KPU Pusat.

"Untuk target sudah sesuai, partisipasi meningkat dibandingkan pada pilkada tahun sebelumnya. Situasi pandemik membuat sebagian kecil warga tidak datang ke TPS untuk menyalurkan aspirasinya," ucap Selly.

Sedangkan terkait tahapan pilkada, tambah dia, dalam pekan ini, pihaknya akan segera mengumumkan secara resmi pemenang Pilkada Cianjur 2020, karena hingga hari ketiga setelah rapat pleno digelar, tidak ada pasangan calon yang mengajukan gugatan, meskipun saksi pasangan nomor urut 4 sempat tidak menandatangani hasil pleno terbuka.

"Dalam pekan ini, akan kita umumkan secara resmi pemenang Pilkada Cianjur, pasangan nomor urut 3 Herman-Mulyana, karena tidak ada gugatan atas hasil pleno terbuka yang sudah digelar beberapa hari yang lalu," ujarnya.