Haduh, Pelemparan Batu Warnai Nobar Debat Capres Bareng Bima Arya

Haduh, Pelemparan Batu Warnai Nobar Debat Capres Bareng Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya saat menghadiri nobar Debat Capres Kedua di Foresthree Cafe
INILAH, Bogor - Acara nonton bareng (nobar) debat Calon Presiden (Capres) 2019 yang digelar Pemkot Bogor di Foresthree Cafe, diwarnai pelemparan batu.
 
Aksi pelemparan batu tersebut membuat tamu aparat keamanan dan undangan yang hadir berhamburan keluar tempat acara. Mereka mencari pelaku pelemparan batu.
 
Diketahui setelah menelusuri arah pelemparan batu, salah satu warga penghuni rumah sebelah Foresthree Cafe mengaku telah melampar batu dikarenakan merasa terganggu dengan kebisingan acara nobar debat Capres 2019. 
 
Alhasil aparatur wilayah menyatroni rumah warga tersebut untuk menyelesaikan permasalahan.
 
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, itulah serunya debat Pilpres, di Jakarta nobar diawali ledakan, disini diawali suara mirip ledakan. Jadi itu keseruannya.
 
"Menurut saya waspada harus, tetapi jangan terlalu dibesar-besarkan juga. Saya minta semua waspada," ungkap Bima usai acara.
 
Bima melanjutkan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Dandim 0606/Kota Bogor dan Kapolresta Bogor Kota untuk lebih siaga. Jadi tidak terlalu dibesar-besarkan pengamanan tetapi lebih waspada juga siaga harus.
 
"Akan kami tingkatkan lagi kesiagaan kami, karena dari segi pengacau potensi itu ada," ujarnya.
 
Bima membeberkan, dari segi debat Pilpres 2019 yang kedua ini tidak menarik daripada debat pertama karena datanya terlalu teknis. 
 
"Bapak Prabowo terlalu berhati-hati, menjaga ritme yang pertama. Tidak jauh pakemnya. Pak Jokowi berani menyampaikan data-data, sayang pak Prabowo tidak masuk ke wilayah itu untuk mendebat data itu. Dari time line Greenpeace data-data pak Jokowi itu bener dibantah. Sebetulnya perdebatan bisa ke arah sana," tuturnya.
 
Bima menjelaskan, beberapa kali Prabowo menyampaikan perbedaan pendapat dengan Jokowi, tetapi tidak dieksplor lebih dalam lagi. "Ya kira-kira seperti itu lah," jelasnya.