Paguyuban Pasundan Tak Izinkan PTM yang Berada di Zona Merah, Kecuali Zona Hijau

Paguyuban Pasundan Tak Izinkan PTM yang Berada di Zona Merah, Kecuali Zona Hijau
net

INILAH, Bandung - Pembelajaran tatap muka (PTM) sedianya akan dilakukan pada Januari 2021 mendatang. Kendati begitu, setiap sekolah harus memiliki syarat tertentu, salah satunya adalah sekolah atau daerah ini tidak memiliki zona merah.

Melihat hal ini, Ketua Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi mengatakan bahwa Paguyuban Pasundan untuk zona merah tidak akan dilakukan PTM, kecuali kalau sekolah Pasundan yang berada di zona hijau sudah dipersilahkan untuk PTM.

"Kira-kira seperti itu, kita tidak akan memambil risiko, menyelamatkan anak jauh lebih penting, hanya masalahnya kita harus betul-betul kita semua berkontribusi terutama dalam melaksanakan protokol kesehatan yang masih diabaikan kurang disadari oleh masyarakat kita," ujar Didi saat membuka Pas Mart di SMK Pasundan 2 Banjaran, Kabupaten Bandung, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Didi, Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan belum mengeluarkan izin untuk kembali dibukanya 120 sekolah di bawah lingkungan YPDM, baik SD, SMP, SMA dan SMK.

Sementara itu, saat ini Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) tengah melakukan berbagai persiapan seperti simulasi yang sudah beberapa kali digelar untuk menentukan skema belajar tatap muka, menyebarkan surat edaran mengenai standar operasional prosedur (SOP).

Adapun pemberian izin, hal ini akan mengacu pada berbagai hal, mulai dari zona, kesiapan sarana dan prasarana, hingga mempertimbangkan laju penyebaran Covid-19.

Sesuai kewenangan Disdik Jabar, sekolah tatap muka di tingkat Jabar ini hanya berlaku untuk tingkat SMA. Sedangkan tingkat SMP dan SD kewenangannya ada di pemerintah kabupaten/kota. (Okky Adiana)