Terpapar Covid-19, PT Changsin Liburkan Karyawan Dua Hari dan Sterilisasi Pabrik

Terpapar Covid-19, PT Changsin Liburkan Karyawan Dua Hari dan Sterilisasi Pabrik
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Pascapenandatanganan pakta integritas protokol kesehatan, banyak karyawan PT Changsin Reksa Jaya terpapar Covid-19. Untuk itu, PT Changsin Reksa Jaya meliburkan karyawannya selama dua hari berturut-turut pada Sabtu dan Minggu (19-20/12/2020).

Selama dua hari tersebut, di lingkungan pabrik pabrik sepatu olahraga di Jalan Raya Garut-Bandung betulan Kecamatan Leles itu didilakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan kerja sama Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut.

Menurut Humas PT Changsin Reksa Jaya Sobirin, penyemprotan disinfektan tersebut merupakan salah satu upaya mengantisipasi, menangani, dan menanggulangi penularan Covid-19. 

"Juga merupakan salah satu komitmen kami menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Gugus Tugas Covid-19 (Kabupaten Garut) pada hari Selasa, 15 Desember 2020," ujarnya.

Penyemprotan dilakukan di seluruh area pabrik, di luar maupun di dalam, semua bangunan gedung, jalan, fasilitas umum, dan lokasi ada kerumunan karyawan dilakukan penyemprotan. Pun di lingkungan sekitar, seperti di sebagian Desa Ciburial, Salam Nunggal, dan Desa Haruman. 

Sobirin menyebutkan, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan pada 27 dan 28 Desember 2020, serta 2 dan 3 Januari 2021.

Sementara itu, Kepala Seksi Non Kebakaran pada Disdamkar Garut Dadan Wandani mengatakan, sebanyak dua-tiga unit pasukan damkar diturunkan melakukan penyemprotan di areal pabrik sepatu olahraga itu, dengan prioritas area luar sekitar gedung-gedung yang ada di lingkungan pabrik. Penyemprotan di bagian dalam gedung sendiri dilakukan petugas internal pabrik. 

Informasi diterima INILAH, hingga kini, sedikitnya 53 karyawan PT Changsin Reksa Jaya terpapar Covid-19. Semuanya masih dalam isolasi perawatan. Namun salah satu di antaranya diketahui kemudian meninggal dunia saat masih dalam isolasi. 

Pertama kali penularan Covid-19 pada karyawan PT Changsin ditemukan pada 10 Desember 2020 dengan jumlah karyawan terpapar sebanyak 40 orang. Pada 19 Desember 2020, kembali ditemukan penularan Covid-19 terhadap sebanyak 13 karyawan pabrik tersebut.

Jumlah kasus penularan Covid-19 di wilayah Kecamatan Leles sendiri hingga 19 Desember 2020 melejit mencapai sebanyak 116 kasus, dengan dua orang di antaranya meninggal dunia.

Langkah penanganan terhadap kasus penularan Covid-19 pada puluhan karyawan PT Changsin yang mencukupkan pada penandatanganan pakta integritas disusul sterilisasi lingkungan pabrik dengan penyemprotan disinfektan dinilai kalangan sebagai perlakuan khusus diberikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut. (Zainulmukhtar)