Ini Dia 'Bocoran' 14 Pejabat Baru di Pemprov Jawa Barat

Ini Dia 'Bocoran' 14 Pejabat Baru di Pemprov Jawa Barat
INILAH, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, baru akan mengumumkan pejabat eselon II baru di jajaran Gedung Sate, 2-3 hari lagi. Dia memberikan sedikit bocoran soal pejabat-pejabat tersebut.
 
Emil, sapaan akrabnya, memang belum menyebut satu pun nama dari 14 jabatan eselon II atau setingkat kepala dinas. Nama-nama tersebut sudah mengerucut, tapi dia belum mau mengumumkan.
 
Hanya, Emil memberikan sedikit bocoran soal pejabat-pejabat tersebut. Salah satunya, 10 dari 14 pejabat baru tersebut akan berasal dari internal Pemprov Jawa Barat. Sedangkan sisanya berasal dari luar, bahkan kemungkinan ada yang berasal dari provinsi lain.
 
“Mayoritas tetap internal. Ini menandakan SDM Provinsi Jabar sangat memadai untuk mengisi secara objektif jabatan yang kami butuhkan,” ujarnya di Kota Bandung, Senin (18/2/2019).
 
Bocoran lainnya, dari 14 pejabat baru tersebut, mayoritas di antaranya adalah laki-laki. Prosentasenya mencapai 65%. Sisanya adalah perempuan.
 
“Dari perspektif gender, sebanyak 65% lelaki dan 35% gender perempuan,” sebut Emil pula.
 
Diketahui, posisi kosong yang dilelang terdiri jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Selanjutnya jabatan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. 
 
Lalu ada Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia Sekretariat Daerah, Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Sekretariat Daerah, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah.
 
Adapun untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan masih ada kendala, mengingat kurangnya calon yang mengikuti seleksi. "Dinkes belum karena ada kendala, kan tadinya 15 jabatan jadinya 14," katanya.
 

Loading...