Jabar Diserbu Wisatawan, Begini Langkah Disparbud Antisipasi Penyebaran Covid-19

Jabar Diserbu Wisatawan, Begini Langkah Disparbud Antisipasi Penyebaran Covid-19
antarafoto

INILAH, Bandung-Sedikitnya 11 daerah di Jawa Barat menjadi destinasi wisata favorit selama libur panjang Natal. Kabupaten Bandung Barat (KBB), Bogor dan Kabupaten Garut menjadi daerah tiga teratas yang menjadi sasaran wisatawan.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat tetap melakukan pengetesan Covid-19 bekerjasama dengan pengelola industri dan pemerintah setempat.

Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik mengatakan, untuk di KBB terdapat 14 titik destinasi wisata yang menjadi incaran wisatawan. Sedangkan Bogor dan Kabupaten Garut masing-masing 11 titik destinasi wisata.

Selain itu, dia menyebut, Sukabumi dan Cirebon dengan 9 titik destinasi wisata, disusul Kabupaten Bandung dan Kabupaten Kuningan dengan 8 titik destinasi wisata, Cianjur dengan 6 titik destinasi wisata, Kabupaten Subang 4 destinasi wisata dan terakhir Kabupaten Ciamis.

“Ini berdasarkan data yang kami himpun, KBB paling diminati karena banyak destinasi wisata alam. Wilayah pantai di Kabupaten Pangandaran pun masuk dalam spot yang diminati wisatawan dengan 17 ribu orang yang datang per tanggal 24 Desember kemarin. Data terbaru masih dalam proses,” ujar Dedi Taufi, Sabtu (26/12/2020). 

Dedi memastikan, pihaknya mengawasi dengan ketat seluruh destinasi wisata yang menjadi incaran wisatawan pada momen liburan ini. Itu meliputi protokol kesehatan diterapkan dengan disipilin. Tak hanya itu, fasilitas pendukung seperti hotel pun masuk dalam daftar pemantauan ketat.

Dedi menambahkan, untuk wisatawan dari dalam maupun luar daerah Jawa Barat yang ingin berlibur agar melengkapi diri dengan surat bebas Covid-19. 

“Fasilitas Rapid tes antigen kami siapkan. Wisatawan dites secara acak. Ini juga sebagai antisipasi jika ada wisatawan yang terlanjur datang tapi tidak membawa surat lolos Covid-19,” ucap dia.

Sejauh ini pihaknya sedang menghimpun data dan bilamana terdapat yang reaktif maka akan penanganan yang sesuai dengan prosedur. 

"Seperti swab tes atau isolasi dan lain sebagainya,” katanya. (Rianto Nurdiansyah)