7 Calon Penumpang di Terminal Leuwipanjang Reaktif Hasil Rapid Test Antigen

7 Calon Penumpang di Terminal Leuwipanjang Reaktif Hasil Rapid Test Antigen
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar rapid test antigen terhadap calon penumpang yang tiba di Terminal Leuwipanjang. Hasil dari tes tersebut, tujuh dinyatakan reaktif. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, ketujuh orang calon penumpang itu tidak diperkenankan berangkat. Mereka akan diberikan pengantar pemeriksaan lebih lanjut. 

"Mereka tidak boleh berangkat, dan akan kita beri pengantar untuk melakukan test polymerase chain reaction (PCR) untuk pemeriksaan lanjutan," kata Ahyani saat dihubungi pada Minggu (27/12/2020). 

Menurutnya, Dinkes Kota Bandung telah menyiapkan sedikitnya 700 alat rapid test antigen di Terminal Leuwipanjang. Pengetesan akan dilakukan secara acak kepada mereka calon penumpang. 

Kegiatan rapid test antigen, dituturkan dia akan berlangsung selama 10 hari ke depan terhitung Sabtu (26/12/2020) dengan target 70 orang per hari yang akan bertolak menuju kawasan Jakarta. 

"Kita terus terapkan protokol kesehatan ketat. Setiap orang wajib memakai masker, mencuci tangan, dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area Terminal Leuwipanjang," ucapnya. 

Ahyani menambahkan, sejumlah petugas dari Dinkes Kota Bandung akan terus melakukan pengawasan di kawasan terminal dan turut menyiapkan ruang isolasi bagi pasien reaktif. 

"Hingga Minggu (27/12/2020), jumlah kasus covid-19 kumulatif mencapai 5.419 kasus. Terdiri dari kasus aktif 620 orang, kasus sembuh 4.645 dan kasus meninggal dunia 154 orang," ujar dia. (Yogo Triastopo)