Kota Bandung Kini Miliki Perda Ekraf dan Lansia

Kota Bandung Kini Miliki Perda Ekraf dan Lansia
istimewa

INILAH, Bandung - Kota Bandung kini memiliki dua peraturan daerah (Perda) baru, yakni Perda tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Perda tentang Bandung Kota Ramah Lanjut Usia (Lansia).

Kedua Perda tersebut disahkan melalui Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung Ade Supriadi di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Senin (28/12/2020).

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, kedua Perda tersebut adalah bentuk komitmen Pemkot Bandung dalam menyejahterakan Lansia, serta untuk membangkitkan perekonomian di Kota Bandung.

Terkait disahkannya Perda tentang ekonomi kreatif, Kota Bandung memiliki potensi sektor perekonomian berbasis kreativitas yang cukup tinggi. Apabila tergali secara optimal dapat menjadi pusat percontohan kota kreatif.

"Saya yakin Bandung ini sudah dikenal punya potensi kota kreatif, maka dibutuhkan Perda ini," kata Oded. 

Menurutnya, dengan lahirnya Perda Ekonomi Kreatif dapat menjadi pedoman dalam menata dan mengembangkan ekonomi kreatif juga menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan sektor tersebut. 

"Karena rancangan ini sudah dibahas sejak 2019. Namun karena terkendala Covid-19, akhirnya dibahas di akhir. Harapan bisa memotivasi bahwa Pemkot Bandung punya konsen untuk meningkatkan Ekraf," ucapnya. 

Oded memastikan, akan mendorong dinas-dinas terkait untuk lebih mengembangkan Ekraf di Kota Bandung. Selain itu, koordinasi antar instansi juga menjadi kunci Ekraf berjalan baik.

"Untuk jangka pendek, saya akan mendorong dinas-dinas terkait. Mulai UMKM, Dinas Perdagangan, Disbudpar, karena ketika ini sudah kuat, maka ke depannya akan berjalan dengan enak," ujar dia. 

Terkait Perda Lansia, dia mengungkapkan, Lansia merupakan bagian dari masyarakat Kota Bandung yang memiliki hak dan kewajiban yang sama serta memiliki peran penting dalam pembangunan daerah kota.

"Diharapkan akan mendorong terciptanya peningkatan kualitas hidup lansia dalam memenuhi kebutuhan material, spiritual, dan sosial agar dapat hidup layak menuju lansia yang bertaqwa, sejahtera, mandiri, dan produktif," tandasnya. (Yogo Triastopo)