Polda Jabar Catat Sejumlah Pelanggaran Anggota, 10 Orang Bintara Polri Dipecat

Polda Jabar Catat Sejumlah Pelanggaran Anggota, 10 Orang Bintara Polri Dipecat
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat sejumlah pelanggaran yang dilakukan anggotanya, mulai dari pelanggaran disiplin, kode etik, tindak pidana. Akibatnya, 10 orang Bintara Polri terpaksa harus diberikan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri mengatakan, pengawasan internal terus dilakukan oleh Itwasda, Bidang Propam dan Bidang Hukum kepada anggota Polda Jabar. Hasilnya, ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polda Jabar.

"Pelanggaran disiplin anggota tahun 2020 sebanyak 160 orang. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 371 orang, turun 56,87 % atau 211 orang," ucap Dofiri pada konferensi pers akhir tahun di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Selasa (29/12/2020).

Selain pelanggaran disiplin. Polda jabar juga turut mencatat pelanggaran kode etik yang dilakukan anggotanya. Berdasarkan hasil pengawasan pelanggaran kode etik turun sebesar 21,34% jika dibandingkan pada tahun 2019.

"Pelanggaran Kode Etik anggota tahun 2020 sebanyak 70 orang. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 89 orang, turun 21,34 % atau 19 orang," ungkap Dofiri.

Lebih lanjut, Dofiri menuturkan untuk pelanggaran pidana yang dilakukan anggotanya tahun 2020 sebanyak 24 orang. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 18 orang, turun 25 % atau 6 orang. Sementara itu, yang diberikan sanksi PTDH sebanyak 10 orang.

"PTDH pada tahun 2020 sebanyak 10 orang. Dibandingkan tahun 2019 sebanyak 16 orang, turun 37,5% atau 6 orang, dengan perincian seluruhnya Bintara Polri," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)