Bu Listrik Higer Diklaim Punya Daya Jangkau hingga 300 Km

Bu Listrik Higer Diklaim Punya Daya Jangkau hingga 300 Km
antarafoto

INILAH, Jakarta- Pandemi COVID-19 sepanjang tahun 2020 tidak menyurutkan upaya penyediaan bus listrik sebagai kendaraan umum ramah lingkungan, mengingat keberadaannya yang dapat menekan emisi gas rumah kaca dan mengurangi kebutuhan konsumsi bahan bakar fosil.

PT Higer Maju Indonesia (HMI), sebagai Eksklusif Distributor dan Manufakturing dari Produk Bus Higer di Indonesia, resmi memperkenalkan bus listrik Higer yang memiliki jangkauan hingga 300 kilometer.

Selain daya jangkau yang jauh, bus listrik Higer ini juga memiliki kapasitas baterai 385 kilo watt hours dengan pengisian ulang baterai hingga penuh sekitar 3-4 jam lamanya.

Direktur Utama PT Higer Maju Indonesia Antonius R Ismanto mengungkapkan bahwa bus listrik Higer hadir di Indonesia dan siap mendukung TransJakarta dalam pengadaan kendaraan umum ramah lingkungan.

"Bus listrik Higer sangat efisien dengan kapasitas baterai yang sangat besar dan jauh di atas kompetitor lainnya. Dengan kapasitas besar ini, maka dapat mencapai jarak tempuh lebih jauh, dengan pengisian daya baterai yang lebih singkat," ungkap Antonius R Ismanto dalam keterangan resminya, Senin (28/12).

Bus ini memiliki berat kosong yang mencapai 13 ton, berat yang sama dengan yang dimiliki kompetitor. Namun, dengan jumlah kapasitas baterai yang berbeda dengan yang dimiliki oleh Higer.

Dengan memiliki kapasitas baterai yang besar, bus Higer ini memiliki torsi yang lebih besar dari bus konvensional yang ada di Indonesia. Bus Higer memiliki tenaga 145 KW dengan torsi maksimal 3.300 Nm. Kapasitas bus listrik Higer mencapai 34 penumpang duduk.

Saat ini, bus Higer telah mengikuti pengujian oleh TransJakarta selama dua pekan terakhir, juga bus ini sudah lulus uji type ( SUT ) dari Menteri Perindustrian.

Bus listrik Higer sangat tepat untuk mendukung rencana pemerintah mempercepat pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang telah dituangkan melalui Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019.

KBLBB yang digunakan boleh produk dari mana saja, sepanjang kualitas KBLBB benar-benar bagus, efisien dalam penggunaan baterai, mempunyai teknologi terkini, dan juga mengedepankan aspek keselamatan.

"Penyediaan bus listrik Higer di Indonesia ini sejalan dengan visi pemerintah untuk kendaraan ramah lingkungan. Kendaraan yang bebas polusi gas buang atau Zero Emission dan bebas polusi suara karena bus listrik Higer berjalan dengan senyap," kata Antonius. (Antara)