Inilah Reaksi MUI Jabar Tanggapi Pembubaran FPI

Inilah Reaksi MUI Jabar Tanggapi Pembubaran FPI

INILAH,Bandung,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat langsung mengambil sikap menyusul pembubaran Front Pembela Islam (FPI). Pesan penting pun disampaikan MUI Jabar.

Seperti diketahui Pemerintah resmi melarang semua kegiatan Front Pembela Islam (FPI). Pemerintah mengatakan FPI kini tidak memiliki legal standing sebagai organisasi masyarakat (ormas).

Keputusan itu merujuk putusan MK 82/PUU112013 tertanggal 23 Desember tahun 2014. Menko Polhukam Mahfud Md meminta seluruh aparat keamanan menolak setiap kegiatan dari ormas yang mengatasnamakan FPI.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rafani Achyar, meminta masyarakat bijaksana dan tidak berlebihan menyikapi keputusan Pemerintah tersebut.

"Jadi MUI gini saja, pertama masyarakat jangan terlalu bereaksi berlebihan lah ya baik yang pro maupun yg kontra. Tetap kita harus menciptakan suasana damai," ucap Rafani saat dikonfirmasi, Rabu (30/12/2020).

Selain itu, Rafani juga mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak bertindak atau melakukan provokasi atas keputusan pemerintah tersebut, yang dapat menyebabkan perpecahan ummat.

"Yang penting jangan menimbulkan ekses yang memperparah keretakan gitu aja," ujarnya.

Lebih lanjut, Rafani menambahkan, kalaupun pihak FPI tidak menerima keputusan tersebut. Dia mengimbau, untuk melakukan protes sesuai aturan yang berlaku.

"Kalau FPI tidak terima, selagi ada celah hukum tempuh lah jalur hukum. Apa itu mau mengajukan gugatan atauapapun lah saluran hukum silakan ditempuh," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)