Inilah Strategi Tim Gabungan Kota Bandung Hadapi Malam Tahun Baru 2020

Inilah Strategi Tim Gabungan Kota Bandung Hadapi Malam Tahun Baru 2020

INILAH, Bandung,- Tim gabungan Kota Bandung menyiapkan sejumlah strategi menghadapi pergantian malam tahun baru 2021. Targetnya adalah mengurangi pergerakan masyarakat di malam itu.

Kepala Bagian Operasi(KBO) Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Dody Kuswanto mengatakan ada beberapa ring yang akan disiapkan oleh tim gabungan.

Ring I dan Ring II dilakukan penutupan dan penyekatan jalan menggunakan waterbarrier mulai Pukul 18.00 WIB sd 05.00 WIB, kecuali Jalan Dipatiukur dilakukan penutupan jalan lebih awal mulai Pukul 17.00 WIB.

Menurut Dody, jalur juga akan dijaga oleh petugas gabungan dari Polrestabes Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Satpol PP Kota Bandung.

Sementara ring III dilakukan penyekatan secara selektif berupa pemeriksaan semua kendaraan yang akan masuk ke Kota Bandung oleh petugas gabungan.

"Kita tidak akan memberikan sanksi, kita hanya memberikan imbauan untuk kembali pulang. Jumlah personil yang diterjunkan mencapai 300 orang," ucapnya.

Dody mengimbau bagi masyarakat yang hendak pulang ke Kota Bandung tetap diperbolehkan saat jam-jam tersebut dengan menunjukkan identitas.

Selain itu, aktivitas masyarakat yang membawa bahan bakar minyak, sembako maupun yang hendak berobat tetap diperbolehkan masuk ke kota Bandung.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berkumpul atau berkerumun di flyover Pasoepati, flyover Pelangi, flyover Laswi dan flyover Jalan Jakarta. Kami akan membubarkan masyarakat yang berkumpul," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Bandung, Ricky Gustiadi mengatakan masyarakat diperbolehkan masuk kota Bandung jika ada keperluan di jam saat diberlakukannya saat penutupan jalan.

"Masyarakat yang hendak masuk di jalur ring satu dan dua dapat masuk melalui Jalan Riau atau Jalan Rajawali. jumlah personil yang akan terlibat dalam pengamanan arus lalu lintas mencapai 200 orang," tandasnya. (Okky Adiana)