2020, BNNP Jabar Ungkap 118 Kasus dan Tangkap 201 Tersangka Narkotika

2020, BNNP Jabar Ungkap 118 Kasus dan Tangkap 201 Tersangka Narkotika
istimewa

INILAH, Bandung - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat berhasil mengungkap 118 kasus penyalahgunaan narkotika. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan sepanjang tahun 2020.

Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol Sufyan Syarif mengatakan, peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Jawa Barat masih terbilang tinggi. Hal itu terbukti dari masih banyak kasus yang berhasil diungkap setiap tahunnya.

"Kasus penyalahgunaan narkotika selama 2020 ini tergolong tinggi dibanding 2019. Apalagi dalam pandemi Covid 19 ini mengalami peningkatan. Ini bisa dilihat dari jumlah kasus yang diungkap dan barang bukti yang disita," ucap Sufyan dalam keterangan pers akhir tahunnya, Kamis (31/12/2020).

Lebih lanjut, Sufyan menyebutkan, dari 118 kasus yang berhasil diungkap BNNP Jabar berhasil mengamankan 201 orang tersangka. Mayoritas kasus tersebut telah disidangkan di pengadilan

"Sebagian besar kasus tersebut sudah diputus oleh pengadilan dan beberapa kasus masih dalam proses di tingkat jaksa dan pengadilan," ungkap Sufyan.

Sufyan mengungkapkan, dari ratusan kasus tersebut BNNP juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 27.959,68 gram (27,96 kg) sabu, 108.695,6 gram (108,7 Kg) ganja,  3.000 butir ekstasi, dan 560,4 gram tembakau gorila.

"Selain itu juga disita obat-obatan jenis subuxone 11 butir,  hexymer 2.116 butir  trihexpenidryl 900 butir, dextro 1.166 butir, dan dobel L 3.162 butir," tutur Sufyan.

Sufyan menambahkan, permasalahan narkotika harus menjadi fokus semua elemen bangsa. Pasalnya, selain berbahaya, narkotika juga bisa merusak dan menghancurkan generasi penerus bangsa.

"Bahwa persoalan narkotika di Indonesia masih dalam kondisi yang memerlukan perhatian dan kewaspadaan tinggi secara terus menerus dari seluruh elemen bangsa Indonesia," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)