Sebanyak 407 Siswa Darul Hikam Gelar Pemanasan Sebelum Masuk Semester Genap

Sebanyak 407 Siswa Darul Hikam Gelar Pemanasan Sebelum Masuk Semester Genap
istimewa

INILAH, Bandung - Sebanyak 407 siswa siswi SMP Darul Hikam (DH) menggelar warming up (pemanasan) atau DH Olympic Games sebelum memasuki semester genap. Dalam kegiatan ini, ada 16 kelompok yang akan dibagi wali kelasnya masing-masing.

Wakasek Kurikulum Yudianto mengatakan, ada beberapa lomba yang diikuti seluruh siswa. Pertama ada lomba individual berupa lomba membuat masker. Pihak sekolah sangat medukung hidup sehat, bagaimana anak-anak membuat masker tiga lapis akan tetapi tetap enak dipakai.

Selain itu, pihak sekolah juga menggelar lomba karaoke dengan pilihan lagu yang mereka suka. Selain itu, pihak sekolah juga menggelar lomba rubik, catur online, gartic, dan MHQ (Hafalan Juz 30).

Selain lomba individual, ada juga lomba kelompok yakni lomba flash mob secara online. Dalam kegiatan ini satu kelas akan dilombakan dengan kelas yang lain dan direkam kekompakannya. Terakhir adalah battle of brain atau mengasah otak menggunakan salah satu aplikasi gawai.

"Ini intinya mempersiapkan, jadi jangan sampai anak itu ketika ketika masuk ke semeter genap langsung belajar gitu, tapi mereka ada warming up atau pemanasan dulu," ucap Yudianto saat ditemui, Senin (4/1/2021).

Dia menerangkan, kendala atau hambatan selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) memang selalu ada. Di akhir semester ganjil pihak sekolah membuat survey kepada orang tua hambatan apa yang ditemui selama PJJ, lebih banyak jawaban dari orang tua dan siswa itu berkenaan dengan jaringan yang tidak stabil.

"Tapi secara keaeluruhan di SMP Darul Hikam itu kita punya sistem, jadi PJJ itu kita sebut dengan home learning. Home learning itu memindahkan lingkungan sekolah ke rumah. Artinya kita melibatkan orang tua terlebih dahulu sebelum kita mengeluarkan jadwal pelajaran dari awal semester ganjil," paparnya.

Dia berharap anak-anak tetap semangat dalam belajar, karena selama pandemi mereka belajar dirumahnya masing-masing, ini yang menjadi kendala statisnya anak-anak dirumah, dengan adanya kegiatan ini anak-anak akan merasa termotivasi.

"Ketika mereka masuk 11 Januari 2021 mereka belajar seperti biasa meski online, dan tetap semangat," imbuhnya. (Okky Adiana)