Kacang Kedelai Langka, Pabrik Tahu di Bandung Naikkan Harga

Kacang Kedelai Langka, Pabrik Tahu di Bandung Naikkan Harga
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Sulitnya bahan baku baku kacang kedelai belakangan ini membuat Pabrik Tahu NJ terpaksa menaikkan harga jual. Rata-rata kenaikan harga tahu diangka 18 persen dari harga normal. 

Kepala Produksi Pabrik Tahu NJ, Hana Hadiana mengatakan kenaikan harga kacang kedelai yang signifikan berdampak kepada produksi tahu. Pihaknya kesulitan untuk melakukan produksi secara normal. 

"Berdampak ya. Untuk produksi agak susah, kan kenaikannya agak lumayan besar. Kenaikannya sudah dari kemarin, yang tadinya Rp6.800 sekarang jadi Rp9.400," kata Hana, Senin (4/1/2021). 

Menurutnya, keputusan menaikkan harga tahu belum dapat menutupi ongkos produksi. Selain itu, apabila dinaikkan terlalu tinggi maka para pembeli diperkirakan enggan membeli. 

"Mulai hari ini sudah kita naikin, sekarang yang tadinya Rp400 kita naikin Rp500, yang tadinya Rp700 jadi Rp800, yang tadinya Rp325 jadi Rp375, hampir kita naikan 18 persen," ucapnya. 

Dia mengaku, seluruh tahu yang diproduksi itu didistribusikan di wilayah Jabodetabek. Namun begitu, disebut dia, belum seluruh pasar mengambil pasokan tahu di Pabrik NJ. 

"Pada kondisi normal, jumlah tahu yang diproduksi mencapai tiga ton. Sedangkan saat ini baru mencapai satu ton," ujar dia. 

Pabrik NJ diakuinya sedikit kesulitan memperoleh bahan baku kacang kedelai. Dia berharap, harga kacang kedelai segera kembali ke harga normal agar harga jual dipasaran kembali turun. 

"Kalau bahan baku kita ngambil dari importir, kedelai lokal tidak ada. Kita juga cari ke importir ini ke importir ini sehingga kita produksi tahu juga agak telat. Biasanya kan agak cepat," tandasnya. (Yogo Triastopo)