Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Gerobak Pedagang di Siliwangi

Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Gerobak Pedagang di Siliwangi
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Guna mengantisipasi kejadian tak diharapkan, sebaiknya masyarakat menghindari berteduh atau berjualan di bawah pohon perindang di sepanjang pinggir jalan. Apalagi di musim penghujan dengan instensitas hujan tinggi. 

Senin (4/1/2021), terjadi peristiwa tumbangnya pohon raksasa yang menimpa sejumlah gerobak pedagang di pinggir ruas Jalan Siliwangi Kecamatan Garut Kota.

Sedikitnya tujuh gerobang pedagang biasa mangkal di sana rusak berat tertimpa dua pohon tumbang dipicu hujan deras. Kedua pohon berukuran besar yang kondisinya sudah tua dan lapuk itu tak mampu menahan derasnya air hujan. 

Beruntung, peristiwa tersebut terjadi ketika suasana dan kondisi sekitar lokasi sedang sepi. Maklum, dini hari. Padahal di siang hari, kawasan tersebut terbilang padat arus lalu lintas kendaraan. Persis di bawah pohon juga merupakan area perparkiran kendaraan roda dua dari para pengunjung toserba, maupun pertokoan dan sentra pedagang kaki lima di sana. Di seberangnya juga terdapat Puskesmas Siliwangi yang selalu ramai dengan pengunjung.

Menurut Ketua Masyarakat Pedagang Kreatif Lapangan Garut (MPKLG) Amung, ada sebanyak tujuh gerobak pedagang di Jalan Siliwangi yang rusak tertimpa pohon tumbang itu.

"Kami menerima laporan dari warga. Salah satunya akibat dari hujan dengan intensitas tinggi dari siang hari. Usia pohonnya juga sudah cukup tua," kata Petugas Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah Garut Dani.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Garut Dang Sani mengaku sebenarnya pohon-pohon besar di sekitar kawasan tersebut akan dipangkas pada Januari 2021 ini. Namun, ternyata belum sempat dilakukan penebangan kedua pohon di seberang toserba Yogya itu tumbang duluan.

Dia pun meminta masyarakat menghindari berjualan di bawah pohon di pinggir jalan. Sebab, tindakan tersebut berisiko dan rentan menimbulkan kejadian tak diharapkan. 

Kendati tak ada korban jiwa maupun luka, kejadian pohon tumbang di Jalan Siliwangi itu juga sempat membuat pelayanan di Puskesmas Siliwangi terganggu. Hal itu karena aliran listrik pada jaringan kabel PLN di sana dipadamkan beberapa saat selama dilakukan pemangkasan pohon dan beres-beres lokasi pascakejadian.

Terpisah, Kepala Seksi Non-Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Garut Dadan Wandani mengatakan ada sebanyak 13 kejadian pohon tumbang ditangani pihaknya selama 2020. Pohon tumbang di Jalan Siliwangi merupakan kejadian pertama ditangani pada 2021. (Zainulmukhtar)