Sempat Batal, Proyek Penataan Jalan Raya Kandang Roda-Sentul Segera Dilelang

Sempat Batal, Proyek Penataan Jalan Raya Kandang Roda-Sentul Segera Dilelang
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Setelah sebelumnya dibatalkan, akhirnya proyek penataan Jalan Raya Kandang Roda-Sentul, Kecamatan Cibinong akan segera dilelang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

"Setelah dibatalkan pada 2020 lalu karena terjadinya bencana alam banjir bandang, tanah longsor dan wabah Covid-19, maka awal 2021 ini kami akan segera melelang proyek penataan Jalan Raya Kandang-Roda Sentul, Kecamatan Cibinong," ujar Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor Adriawan kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).

Dia menerangkan, dibatalkannya proyek senilai Rp190 miliar itu karena anggarannya dipindahkan untuk penangganan bencana alam banjir bandang, tanah longsor, dan wabah Covid-19. 

Adriawan menuturkan, dengan dilakukan penataan selain akan memperbaiki kondisi aspal juga akan ada pedestrian untuk aktivitas olah raga di dua lajur Jalan Raya Kandang Roda-Sentul Kecamatan Cibinong.

"Jadi, nanti Jalan Raya Kandang Roda-Sentul Kecamatan Cibinong tidak ada lajur cepat ataupun lambat karena lebar lajur akan berkurang 10 meter karena di masing-masing sisi akan dibangun pedestrian selebar 5 meter. Nanti, pedestrian tersebut untuk sarana pejalan kaki, masyarakat yang berolahraga lari dan sepeda," tutur Adriawan.

Dia menjelaskan, proyek penataan Jalan Raya Kandang Roda-Sentul, Kecamatan Cibinong akan dibagi dua untuk efektifitas waktu pekerjaan atau pelaksanaannya.

"Proyek tersebut akan dibagi dua, yaitu proyek peningkatan jalan dan pembangunan pedestrian. Proyek yanb memiliki total anggaran sekitar kurang lebih Rp190 miliar ini akan memakan waktu 6-8 bulan hingga karena itu kami akan segera melelangnya," jelasnya.

Proyek penataan Jalan Raya Kandang Roda-Sentul, Kecamatan Cibinong merupakan salah satu bagian dari program Bupati Bogor Ade Yasin dalam membangun penataan Kota Cibinong: A City Beatiful Project.

"Dengan program A City Beatiful Project ini saya harapkan menjadi penarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Bumi Tegar Beriman, program ini kami laksanaka secara berkelanjutan sejak 2020 lalu hingga 2022 mendatang," tukas Ade. (Reza Zurifwan)