Sesumbar Solskjaer, Yakin Menang Meski Musim Lalu Disingkirkan City

Sesumbar Solskjaer, Yakin Menang Meski Musim Lalu Disingkirkan City

INILAHKORAN,Com,- Manchester United siap memberikan perlawanan sengit saat menjamu Manchester City di Old Trafford. Bagi MU, laga derbi ini adalah proyek melepaskan kutukan semifinal setelah musim lalu gagal dalam Piala Liga, Piala FA maupun Liga Europa.

Hasrat besar juga dirasakan Solskjaer, baginya laga ini menjadi momentum penting bagi Ole Gunnar Solskjaer meretas jalan guna merengkuh trofi pertamanya sejak mengarsiteki Setan Merah.

Bahkan, Solskjaer sesumbar akan menang, meskipun pernah disingkirkan Manchester City dari semifinal turnamen ini musim lalu.

Solskjaer memiliki keyakinan besar bakal memenangkan pertemuan bergengsi ini yang bakal menegaskan performa positif United belakangan ini.

MU sudah 16 kali tampil dalam semifinal Piala Liga yang sembilan di antaranya dimenangkan.

Tetapi tahun lalu mereka tersingkir dalam babak ini, selain juga dalam semifinal FA dan Liga Europa. Solskjaer merasa cukup sudah tiga kali gagal, yang keempat tak boleh terjadi seperti itu.

Keyakinan Solskjaer ini didasarkan kepada pencapaian pasukannya belakangan ini.

10 pertandingan liga terakhir yang tak terkalahkan yang membuat mereka menduduki urutan kedua klasemen dan sekaligus menyamai koleksi poin Liverpool sebanyak 33 poin.

MU juga  berpeluang menyalip si juara bertahan di puncak klasemen kala dijamu Burnley pada 12 Januari, sudah pasti membuat Solskjaer yakin kali ini United akan berhasil.

"Kami sudah berkembang dalam 12 bulan terakhir sejak semifinal terakhir dalam Piala Liga, jadi ini bukan cuma soal memenangkan semifinal," kata Solskjaer.

"Kami percaya diri, tengah dalam performa bagus, jadi tidak ada alasan. Anda bermain guna meraih trofi dan itu membuat Anda lapar memenangkan lebih banyak lagi. Skuad ini sudah fokus dan siap berbuat sesuatu," tandas Solskjaer.

United imbang 0-0 saat menjamu City dalam pertandingan liga mereka bulan lalu. City mendominasi penguasaan bola. Tapi setelah menyaksikan Chelsea digebuk City 3-1, Solskjaer kini mencermati formasi serangan balik Guardiola.

"Anda tak pernah tahu sistem apa yang akan dia gunakan tetapi Anda harus bertahan dengan baik. Sulit sekali mempertahankan bola di separuh lapangan mereka, kami harus berani, kompak," sambung Solskjaer. "Dan kami sudah menemukan keseimbangan itu."

Kevin De Bruyne sudah pasti bakal diawasi khusus oleh Solskjaer karena pemain inilah yang menjadi otak pemainan City.

Dia bermain cemerlang dengan posisi interimnya sebagai penyerang tengah saat melawan Chelsea yang dilapis oleh Ilkay Gundogan sebagai pengatur lalu lintas di tengah.

Solskjaer juga harus memperhatikan duet John Stones dan Ruben Dias yang bahu membahu menjadi bendungan bagi derasnya serangan lawan.

Manajer asal Norwegia ini kemungkinan memasang line-up hampir sama dengan skuad yang dipasang saat mengalahkan Aston Villa, kecuali mungkin Paul Pogba.

Saat melawan Villa itu, MU memasang formasi 4-2-3-1 di mana Luke Shaw, Harry Maguire, Eric Bally dan Aaron Wan-Bissaka menjadi trio pertahanan yang disangga dua gelandang bertahan Scott McTominay dan Fred yang juga bisa membantu serangan yang akan diujungtombaki kembali oleh Anthony Martial.

Trio Marcus Rashford, Bruno Fernandes dan Mason Greenwood kemungkinan dipasang melapis Martial. Keempatnya bisa membuat sibuk John Stones dan Ruben Dias.