Pemkot Bandung Ajak Semua Pihak Sumbang Kebutuhan Logistik Penanganan Covid-19

Pemkot Bandung Ajak Semua Pihak Sumbang Kebutuhan Logistik Penanganan Covid-19
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Koordinator Pokja Perdagangan dan Sentra Industri Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, Pemkot Bandung terus berupaya menambah kebutuhan logistik. 

Menurutnya, ketersediaan bantuan yang dimiliki hingga 31 Desember 2020 masih mencukupi. Adapun ketersediaan barang berupa alat pelindung diri (APD) sebanyak 41 dan hand sanitizer 125 ml sebanyak 601 botol. 

"Lalu hand sanitizer 500 ml sebanyak 45 botol, masker kain 195.350, masker medis 56.500, multi vitamin 24 botol, vitamin C 248 boks, paket sembako 410, sarung tangan karet 100, tenda check poin tujuh, dan thermogun satu buah," kata Elly di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Kamis (7/1/2021). 

Menurutnya, ketersediaan pangan atau sembako menjadi salah satu kebutuhan logistik yang sangat diperlukan selain vitamin dan masker medis yang menjadi kebutuhan. Pemerintah tidak mampu apabila semua kebutuhan itu harus mengandalkan APBD. 

“Yang menjadi kebutuhan penting yaitu sembako. Karena kebutuhannya sangat banyak itu terutama dari kewilayahan bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan sisa 410 paket sembako sangat diprioritaskan untuk ditambah stoknya. Karenanya kita mengajak semua pihak berpartisipasi,” ucapnya. 

Elly menambahkan, sepanjang April hingga Desember 2020 pendistribusian bantuan logistik telah mencapai 80 persen. Artinya, kata dia, telah banyak bantuan dari pemerintah kota yang disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. (Yogo Triastopo)