Ngatiyana Minta Jangan Ada PHK di Sela PSBB Jawa Bali

Ngatiyana Minta Jangan Ada PHK di Sela PSBB Jawa Bali

INILAH, Cimahi,-  Pemkot Cimahi memastikan kesiapannya ikut dalam PSBB Jawa Bali tepatnya mulai 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang. Demi menyelamatkan kondisi masyarakatnya selama PSBB Jawa Bali, Plt Wali Kota Cimahi meminta pengusaha dan kalangan industri tidak melakukan PHK di tengah PSBB Jawa Bali

Menurut Ngatiyana, selama PSBB Jawa Bali diberlakukan, dirinya meminta dengan sangat agar tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada para karyawan. Ngatiyana mengaku sangat memahami kondisi dengan akan diberlakukannya kembali PSBB terhadap sektor ekonomi.

Misalnya industri pasti akan mengurangi tenaga kerjanya. Terlebih aturan PSBB salah satunya work from office (WFO) dibatasi hanya 25 persen. "Tapi kita minta ke industri. Kalaupun sangat terpaksa dirumahkan saja jangan PHK," katanya, Kamis 7 Januari 2021.

Ngatiyana menuturkan, soal bantuan sosial ekonomi untuk masyarakat selama pembatasan kegiatan masyarakat, pihaknya pun akan menyiapkan jika memang sudah ada arahan dari pemerintah pusat dan daerah.

"Untuk bansos itu mesti instruksi dari pusat atau provinsi. Kita ikut saja aturan pusat dan provinsi, kalau disuruh memberi bansos ya kita siapkan," tegasnya.

Ngatiyana berharap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat bisa menekan angka pertumbuhan kasus Covid-19 yang belakangan terus melonjak.

Sesuai rekomendasi Menko Perekonomian, Pemkot Cimahi masuk menjadi daerah yang akan menerapkan PSBB Jawa Bali 11 hingga 25 Januari 2021 atau selama 14 hari.

"Sesuai arahan pusat kita lakukan PSBB. Aturannya sesuai yang dikeluarkan Kemendagri selama 14 hari terhitung 11 Januari hingga 25 Januari 2021," katanya

Selama PSBB ada beberapa hal yang harus dipatuhi masyarakat, yakni pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan sampai pukul 19.00 WIB, Work From Office (WFO) untuk 25 persen pegawai, dan kuota di tempat ibadah hanya boleh diisi 50 persen jemaah.
Selain itu, kegiatan sosial serta keramaian saat pernikahan pun agar ditunda dan tidak dilaksanakan selama pembatasan kegiatan masyarakat diterapkan.

"Termasuk kita akan mengaktifkan lagi cek poin seperti PSBB awal. Untuk waktu tersisa, akan kita rapatkan semuanya, dan mensosialisasikannya kepada masyarakat," ujarnya.

Selama PSBB, Cimahi juga akan mengaktifkan patroli Satgas Covid-19, mobile atau statis. (ahmad sayuti)