Gawat, Rata-rata 70 Warga Kota Bogor Terpapar Covid-19 Setiap Harinya

Gawat, Rata-rata 70 Warga Kota Bogor Terpapar Covid-19 Setiap Harinya

INILAH, Bogor,- Warga Kota Bogor yang terpapar Covid-19 makin sulit mendapatkan perawatan. Hal itu karena jumlah penambahan pasien Covid-19 di Kota Bogor makin tak terkendali.

Dalam empat hari terakhir saja, rata-rata 70 warga Kota Bogor terpapar Covid-19. Angka tersebut merujuk pada data Dinas Kesehatan Kota Bogor yang mencatat penambahan 294 kasus positif dalam empat hari.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, pasien kasus positif Covid-19 semakin sulit mendapat perawatan di ruang isolasi di rumah sakit maupun tempat isolasi khusus.

Hal itu dipicu terus meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bogor

Karena itulah, Pemerintah Kota Bogor menyiapkan Rumah Sakit Lapangan (RSL) di Komplek GOR Pajajaran, yang memiliki daya tampung 70 tempat tidur untuk pasien positif.

Rumah sakit lapangan tersebut, saat ini masih dikerjakan antara lain pemasangan lift maupun fasilitas pendukung lainnya.

Bima Arya menargetkan, RSL di Komplek GOR Pajajaran ini sudah bisa beroperasi pada pertengahan Januari 2021.

Hingga Kamis, 7 Januari 2021, Dinas Kesehatan Kota Bogor, mencatat tambahan sebanyak 292 warga Kota Bogor yang terkonfirmasi positif.

Penambahan tersebut terjadi dalam empat hari terakhir sehingga akumulasi kasus positif di kota hujan itu mencapai 5.918 kasus.

Berdasarkan data harian penanganan Covid-19 di Dinas Kesehatan Kota Bogor, warga Kota Bogor yang terkonfirmasi positif, pada Kamis, 7 Januari 2021 sebanyak 74 kasus.

Sementara pada Rabu, 6 Januari 2021 sebanyak 73 kasus, pada Selasa, 5 Januari 20201, 73 kasus, serta pada Senin, 4 Januari 2021, sebanyak 72 kasus.

Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 di Kota Bogor pada pekan ini rata-rata sekitar 70-an kasus per hari dan trennya terus meningkat.

Dari 5.918 kasus positif Covid-19, saat ini ada 1.006 kasus positif yang masih sakit, ada 135 kasus positif meninggal dunia, serta 4.630 kasus positif telah dinyatakan sembuh.

Jumlah 1.006 kasus positif yang masih sakit itu, menunjukkan angka yang sangat tinggi, karena daya tampung rumah sakit di Kota Bogor untuk pasien positif  hanya 591 tempat tidur.

Sementara daya tempat tempat isolasi untuk pasien positif tanpa gejala di Lido hanya 100 tempat tidur.